Hindari Kebiasaan Ini, Bisa Merusak Kualitas Puasa
Mahmuda attar hussein
Ahad, 10 April 2022 - 13:45 WIB
Ilustrasi kebiasaan yang merusak kualitas puasa. (Foto: Istimewa).
Ada sejumlah kebiasaan yang harus dihindari selama berpuasa. Sebab hal-hal tersebut dinilai dapat merusak kualitas shaum seorang muslim di bulan Ramadhan.
Penceramah, Ustadz Adi Hidayat mengatakan, perkara ini tidak langsung membatalkan puasa seperti makan, minum atau hubungan biologis, tapi merusak kualitas ibadah shaum.
"Nabi SAW menekankan ada beberapa hal yang berpotensi merusak kualitas puasa seorang muslim, mengurangi atau bahkan menghilangkan pahala yang berpotensi diraih oleh setiap insan saat berpuasa," kata dia di kanal YouTubenya, Adi Hidayat Official, dikutip Ahad (10/4/2022).
Baca Juga: Korek Kuping dan Ngupil Bisa Batalkan Puasa? Ini Kata Buya Yahya
Allah Ta'ala disebutkan akan abai terhadap puasanya seorang muslim yang kualitasnya rusak. Beberapa kebiasaan itu, kata dia, seperti berkata dusta dan ujaran kotor.
"Perkataan dusta, perkataan yang tidak benar, kotor, yang memang disengaja untuk dilakukan dan ada niat buruk di dalamnya, padalah dia dalam keadaan sedang berpuasa," katanya.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan." (HR. Bukhari).
Penceramah, Ustadz Adi Hidayat mengatakan, perkara ini tidak langsung membatalkan puasa seperti makan, minum atau hubungan biologis, tapi merusak kualitas ibadah shaum.
"Nabi SAW menekankan ada beberapa hal yang berpotensi merusak kualitas puasa seorang muslim, mengurangi atau bahkan menghilangkan pahala yang berpotensi diraih oleh setiap insan saat berpuasa," kata dia di kanal YouTubenya, Adi Hidayat Official, dikutip Ahad (10/4/2022).
Baca Juga: Korek Kuping dan Ngupil Bisa Batalkan Puasa? Ini Kata Buya Yahya
Allah Ta'ala disebutkan akan abai terhadap puasanya seorang muslim yang kualitasnya rusak. Beberapa kebiasaan itu, kata dia, seperti berkata dusta dan ujaran kotor.
"Perkataan dusta, perkataan yang tidak benar, kotor, yang memang disengaja untuk dilakukan dan ada niat buruk di dalamnya, padalah dia dalam keadaan sedang berpuasa," katanya.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan." (HR. Bukhari).