Jemaah Haji Negara Asing Dapat Kuota Terbesar
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 12 April 2022 - 06:20 WIB
Jemaah haji. Foto: Langit7/iStock
Jemaah haji asing akan mendapatkan porsi utama 85 persen dari satu juta kuota yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tahun ini. Sebaliknya, jemaah haji domestik hanya mendapat 15 persen dari total peziarah, seperti dikutip dari Saudi Gazette, Selasa (12/4/2022).
Menurut sumber, jumlah yang dialokasikan untuk jemaah haji domestik tidak akan melebihi 150.000, sedangkan jumlah peziarah dari luar Kerajaan akan mencapai 850.000.
Baca juga: Soal Kuota Haji, PKB Minta Jokowi Lakukan Diplomasi dengan Saudi
Keputusan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada jemaah haji dari seluruh dunia untuk melakukan ibadah haji secara maksimal. Terlebih setelah dua tahun jemaah haji asing tidak diizinkan untuk melakukan ibadah haji selama dua tahun terakhir, karena pandemi Covid-19.
Hanya sejumlah kecil jemaah haji domestik yang diizinkan untuk melakukan haji selama dua tahun terakhir.
Kementerian Haji dan Umrah baru-baru ini mengumumkan bahwa satu juta jemaah haji diizinkan untuk melakukan haji tahun ini. Ini sesuai dengan kuota yang dialokasikan untuk masing-masing negara dan setelah mempertimbangkan rekomendasi dari otoritas kesehatan.
Kementerian telah mengklarifikasi bahwa haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi COVID-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Saudi.
Menurut sumber, jumlah yang dialokasikan untuk jemaah haji domestik tidak akan melebihi 150.000, sedangkan jumlah peziarah dari luar Kerajaan akan mencapai 850.000.
Baca juga: Soal Kuota Haji, PKB Minta Jokowi Lakukan Diplomasi dengan Saudi
Keputusan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada jemaah haji dari seluruh dunia untuk melakukan ibadah haji secara maksimal. Terlebih setelah dua tahun jemaah haji asing tidak diizinkan untuk melakukan ibadah haji selama dua tahun terakhir, karena pandemi Covid-19.
Hanya sejumlah kecil jemaah haji domestik yang diizinkan untuk melakukan haji selama dua tahun terakhir.
Kementerian Haji dan Umrah baru-baru ini mengumumkan bahwa satu juta jemaah haji diizinkan untuk melakukan haji tahun ini. Ini sesuai dengan kuota yang dialokasikan untuk masing-masing negara dan setelah mempertimbangkan rekomendasi dari otoritas kesehatan.
Kementerian telah mengklarifikasi bahwa haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi COVID-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Saudi.