LANGIT7.ID - , Jakarta - Jemaah haji asing akan mendapatkan porsi utama 85 persen dari satu juta kuota yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tahun ini. Sebaliknya, jemaah haji domestik hanya mendapat 15 persen dari total peziarah, seperti dikutip dari Saudi Gazette, Selasa (12/4/2022).
Menurut sumber, jumlah yang dialokasikan untuk jemaah haji domestik tidak akan melebihi 150.000, sedangkan jumlah peziarah dari luar Kerajaan akan mencapai 850.000.
Baca juga: Soal Kuota Haji, PKB Minta Jokowi Lakukan Diplomasi dengan SaudiKeputusan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada jemaah haji dari seluruh dunia untuk melakukan ibadah haji secara maksimal. Terlebih setelah dua tahun jemaah haji asing tidak diizinkan untuk melakukan ibadah haji selama dua tahun terakhir, karena pandemi Covid-19.
Hanya sejumlah kecil jemaah haji domestik yang diizinkan untuk melakukan haji selama dua tahun terakhir.
Kementerian Haji dan Umrah baru-baru ini mengumumkan bahwa satu juta jemaah haji diizinkan untuk melakukan haji tahun ini. Ini sesuai dengan kuota yang dialokasikan untuk masing-masing negara dan setelah mempertimbangkan rekomendasi dari otoritas kesehatan.
Kementerian telah mengklarifikasi bahwa haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi COVID-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Saudi.
Baca juga: Saudi Izinkan 1 Juta Jamaah Beribadah Haji, Ini PersyaratannyaJemaah asing juga wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif COVID-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sejak keberangkatan.
Kementerian telah menginstruksikan bahwa semua jemaah harus mengikuti instruksi kesehatan dan mematuhi tindakan pencegahan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan mereka selama melakukan ritual haji.
(est)