Salah dan Mane, Jadi Mesin Gol Liverpool Meski Berpuasa
Muhajirin
Kamis, 21 April 2022 - 02:00 WIB
Mane dan Salah berkostum Liverpool (foto: website resmi Liverpool)
Secara logika, puasa dan sepakbola tidak bisa bercampur. Sepakbola memadukan banyak olahraga seperti lari, teknik, hingga taktik berpikir seperti catur. Namun, dua bintang Premier League membantah hal itu.
Bintang Liverpool, Mohamed Salah dan Sadio Mane, tetap teguh menjalankan syariat puasa dan bukan penghalang untuk menjadi mesin gol. Padahal, puasa bagi seorang muslim harus menahan dahaga dan lapar dari pagi sampai sore.
Hal itu bukan perkara mudah bagi seorang atlet yang menjadikan kekuatan fisik sebagai tumpuan. Energi sangat berpengaruh. Namun, Salah dan Mane tidak masalah dengan itu. Mereka kokoh berdiri di atas keyakinan agama Islam.
Salah dan Mane tetap taat menjalankan ibadah puasa di tengah jadwal padat sepakbola Inggris. Mereka harus bertempur di Liga Champions dan beberapa pertandingan Eropa lain.
Baca juga: Benzema Buka Puasa Pakai Kurma dan Susu, Begini Manfaatnya
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, sangat memahami hal tersebut. Dia menyebut agama merupakan urusan pribadi setiap pemain. Dia tak ingin mengintervensi keyakinan setiap pemain. Bagi Klopp, hal penting dari seorang pemain adalah profesionalitas dan produktivitas di lapangan.
Pada Ramadhan 2021 dan 2022, statistik Salah dan Mane tidak menunjukkan penurunan performa saat bermain di bulan suci Ramadhan. Mereka bisa menyesuaikan antara puasa dan performa terbaik di lapangan.
Bintang Liverpool, Mohamed Salah dan Sadio Mane, tetap teguh menjalankan syariat puasa dan bukan penghalang untuk menjadi mesin gol. Padahal, puasa bagi seorang muslim harus menahan dahaga dan lapar dari pagi sampai sore.
Hal itu bukan perkara mudah bagi seorang atlet yang menjadikan kekuatan fisik sebagai tumpuan. Energi sangat berpengaruh. Namun, Salah dan Mane tidak masalah dengan itu. Mereka kokoh berdiri di atas keyakinan agama Islam.
Salah dan Mane tetap taat menjalankan ibadah puasa di tengah jadwal padat sepakbola Inggris. Mereka harus bertempur di Liga Champions dan beberapa pertandingan Eropa lain.
Baca juga: Benzema Buka Puasa Pakai Kurma dan Susu, Begini Manfaatnya
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, sangat memahami hal tersebut. Dia menyebut agama merupakan urusan pribadi setiap pemain. Dia tak ingin mengintervensi keyakinan setiap pemain. Bagi Klopp, hal penting dari seorang pemain adalah profesionalitas dan produktivitas di lapangan.
Pada Ramadhan 2021 dan 2022, statistik Salah dan Mane tidak menunjukkan penurunan performa saat bermain di bulan suci Ramadhan. Mereka bisa menyesuaikan antara puasa dan performa terbaik di lapangan.