LANGIT7.ID, Jakarta - Secara logika, puasa dan sepakbola tidak bisa bercampur. Sepakbola memadukan banyak olahraga seperti lari, teknik, hingga taktik berpikir seperti catur. Namun, dua bintang Premier League membantah hal itu.
Bintang Liverpool, Mohamed Salah dan Sadio Mane, tetap teguh menjalankan syariat puasa dan bukan penghalang untuk menjadi mesin gol. Padahal, puasa bagi seorang muslim harus menahan dahaga dan lapar dari pagi sampai sore.
Hal itu bukan perkara mudah bagi seorang atlet yang menjadikan kekuatan fisik sebagai tumpuan. Energi sangat berpengaruh. Namun, Salah dan Mane tidak masalah dengan itu. Mereka kokoh berdiri di atas keyakinan agama Islam.
Salah dan Mane tetap taat menjalankan ibadah puasa di tengah jadwal padat sepakbola Inggris. Mereka harus bertempur di Liga Champions dan beberapa pertandingan Eropa lain.
Baca juga: Benzema Buka Puasa Pakai Kurma dan Susu, Begini ManfaatnyaPelatih Liverpool, Jurgen Klopp, sangat memahami hal tersebut. Dia menyebut agama merupakan urusan pribadi setiap pemain. Dia tak ingin mengintervensi keyakinan setiap pemain. Bagi Klopp, hal penting dari seorang pemain adalah profesionalitas dan produktivitas di lapangan.
Pada Ramadhan 2021 dan 2022, statistik Salah dan Mane tidak menunjukkan penurunan performa saat bermain di bulan suci Ramadhan. Mereka bisa menyesuaikan antara puasa dan performa terbaik di lapangan.
Pada laga Liverpool kontra Manchester United, Salah mampu mencetak dua gol dan Mane satu gol. Itu prestasi luar biasa dari seorang puasa yang menahan dahaga dan lapar.
Salah dan Mane juga tampil apik saat menyingkirkan Manchester City dari Piala FA 2021/2022 dengan skor 2-3.
Kerjasama dengan MCSMuslim Chaplains in Sport (MCS) adalah institusi kelompok cendikiawan muslim yang menawarkan dukungan kepada klub Liga Premier dan EFL menjelang dan selama bulan Ramadhan.
Liverpool dan Manchester City adalah dua klub terkemuka yang selama ini rutin menjalin kerjasama dengan grup MCS. Pihak klub akan berkonsultasi dengan MCS perihal hukum penundaan puasa agar penampilan pemain dalam latihan dan bermain tidak berpengaruh.
Liverpool menghadapi April yang sangat melelahkan dengan pertandingan Liga Premier melawan Watford, Machester City, Manchester United, Everton, dan Newscastle. Liverpool juga melakoni semifinal Piala FA melawan City, perempat final Liga Champions dua leg melawan Benfica.
Baca juga: Bahagianya Makan Konate Bisa Menjalankan Puasa di Mali“Meskipun tidak ada hukum Islam bagi para atlet, kami memberikan saran tentang bagaimana mereka dapat menjaga puasa mereka dan mendiskusikan apakah mereka memenuhi syarat untuk pengecualian, seperti ketika mereka bepergian atau sakit,” kata direktur pelaksana MCS, Ismail Bhamji, dikutip
BBC Sport, Rabu (20/4/2022).
Sebulan ke depan akan ada beberapa pertandingan malam di Liga Premier dan Liga Champions. Maka itu, Salah dan Mane diperkirakan akan berbuka di lapangan begitu matahari terbenam.
Tidak ada waktu khusus untuk menghentikan atau mengatur permainan, tapi kapten dapat meminta istirahat minum pada saat waktu buka puasa. Itu merupakan kesepakatan informal yang juga terjadi musim lalu di Liga Inggris dan Champions.
Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) atau institusi wasit dan perangkat pertandingan juga akan menjalani seminar untuk memahami Ramadhan. Sepak bola telah dirancang untuk seinklusif mungkin, terutama bagi atlet beragama Islam.
(jqf)