Program Santri Digitalpreneur Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Ummu hani
Selasa, 26 April 2022 - 22:16 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri diskusi Santri Digital Preneur 2022. (Foto: Kemenparekraf)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara resmi membuka pendaftaran Santri Digitalpreneur Indonesia 2022. Adapun Program Santri Digitalpreneur ini berlangsung mulai 25 April hingga 25 Mei 2022.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan program ini diselenggarakan untuk para santri Indonesia yang ingin meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan di era ekonomi digital.
Baca Juga:Dukung UMKM Pedesaan, Wapres Luncurkan Aplikasi Lapak Abah-Ojek Desa
"Santri Digitalpreneur Indonesia kembali hadir tahun ini untuk mencetak generasi santri digital yang dapat memproduksi konten-konten digital yang kreatif dan inovatif serta memiliki akhlakul karimah. Santri digital preneur Indonesia menjadi wadah bagi santri untuk meningkatkan kapasitas dan skill melalui pelatihan-pelatihan yang terukur dan tepat sasaran," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, dikutip Langit7.id, Selasa (26/4/2022).
Para peserta Santri Digitalpreneur Indonesia 2022 akan dibekali pelatihan materi dasar, berdiskusi, serta serangkaian praktekmateri secara komprehensif. Materi pelatihan akan diberikan oleh para professional yang berkompeten di bidang kreatif dan digital serta animasi.
"Tentunya kami akan menghadirkan professional digital terbaik yang akan berbagi ilmu keterampilan serta pengalaman secara langsung di pesantren-pesantren di delapan kota," ujar Sandiaga.
Dari setiap kota/kabupaten akan dipilih satu kelompok terbaik untuk mempresentasikan hasil karya mereka dalam acara Demo Day, di Jakarta pada 27 September 2022, dalam rangkaian peringatan hari Santri Nasional. Santri Digitalprenuer Indonesia 2022 akan dilaksanakan secara offline di 8 Kota/Kabupaten Serang, Cirebon, Tasikmalaya, Padang, Banjarmasin, Sidoarjo, Bangkalan, dan Bondowoso.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan program ini diselenggarakan untuk para santri Indonesia yang ingin meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan di era ekonomi digital.
Baca Juga:Dukung UMKM Pedesaan, Wapres Luncurkan Aplikasi Lapak Abah-Ojek Desa
"Santri Digitalpreneur Indonesia kembali hadir tahun ini untuk mencetak generasi santri digital yang dapat memproduksi konten-konten digital yang kreatif dan inovatif serta memiliki akhlakul karimah. Santri digital preneur Indonesia menjadi wadah bagi santri untuk meningkatkan kapasitas dan skill melalui pelatihan-pelatihan yang terukur dan tepat sasaran," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, dikutip Langit7.id, Selasa (26/4/2022).
Para peserta Santri Digitalpreneur Indonesia 2022 akan dibekali pelatihan materi dasar, berdiskusi, serta serangkaian praktekmateri secara komprehensif. Materi pelatihan akan diberikan oleh para professional yang berkompeten di bidang kreatif dan digital serta animasi.
"Tentunya kami akan menghadirkan professional digital terbaik yang akan berbagi ilmu keterampilan serta pengalaman secara langsung di pesantren-pesantren di delapan kota," ujar Sandiaga.
Dari setiap kota/kabupaten akan dipilih satu kelompok terbaik untuk mempresentasikan hasil karya mereka dalam acara Demo Day, di Jakarta pada 27 September 2022, dalam rangkaian peringatan hari Santri Nasional. Santri Digitalprenuer Indonesia 2022 akan dilaksanakan secara offline di 8 Kota/Kabupaten Serang, Cirebon, Tasikmalaya, Padang, Banjarmasin, Sidoarjo, Bangkalan, dan Bondowoso.