5 Tausiah MUI Sambut Idul Fitri 1443 Hijriah
Fajar adhitya
Sabtu, 30 April 2022 - 06:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) merilis tausiah menyambut Idul fitri 1443 Hijriah. Secara umum, tausiah yang disampaikan Ketua MUI, KH Cholil Nafis ini mengajak umat Islam merayakan hari kemenangan dengan suka cita, menjalin silaturahmi serta senantiasa menjaga protokol kesehatan.
Tausiah ini terdiri dari lima poin yang berisi tentang rasa syukur dalam menyambut hari lebaran, lalu mengoptimalkan pembayaran zakat, infaq, dan sedekah. Ketiga, pentingnya menjalin tali silaturahmi, diikuti dengan tausiah tentang mudik lebaran, dan terakhir mempertebal keimanan.
Berikut lima poin tausiah MUI:
Pertama, seluruh umat Islam dan rakyat Indonesia hendaknya penuh syukur dalam menyambut hari raya Idul Fitri tahun ini dikarenakan pandemi Covid 19 menunjukkan trend yang melandai. Shalat Tarawih berjamaah di masjid dan mushalla, berbuka puasa bersama sanak saudara dan kolega selama Ramadhan, serta Shalat Id berjamaah, silaturahim dan Halal Bi Halal di tempat publik dalam merayakan hari raya Idul Fitri nanti hampir kembali dapat diselenggarakan dalam situasi normal.
Hal tersebut tidak terlepas dari kontribusi semua pihak yang telah melakukan ikhtiar samawi berupa doa dan muhasabah ruhaniyah serta ikhtiar ardhi secara maksimal berupa kedisiplinan pada protokol kesehatan dan vaksinasi. Meski demikian, pandemi Covid 19 belum sepenuhnya berakhir.
Baca Juga:6 Cara Menjaga Berat Badan Setelah Lebaran
Maka, MUI mengimbau seluruh pihak agar dalam merayakan Idul Fitri di ruang publik tetap menjaga disiplin protokol kesehatan sebagaimana panduan fatwa MUI serta aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah, seperti memakai masker, menjaga jarak kerumunan, dan melaksanakan vaksinasi anti Covid-19 bagi yang belum melaksanakannya.
Tausiah ini terdiri dari lima poin yang berisi tentang rasa syukur dalam menyambut hari lebaran, lalu mengoptimalkan pembayaran zakat, infaq, dan sedekah. Ketiga, pentingnya menjalin tali silaturahmi, diikuti dengan tausiah tentang mudik lebaran, dan terakhir mempertebal keimanan.
Berikut lima poin tausiah MUI:
Pertama, seluruh umat Islam dan rakyat Indonesia hendaknya penuh syukur dalam menyambut hari raya Idul Fitri tahun ini dikarenakan pandemi Covid 19 menunjukkan trend yang melandai. Shalat Tarawih berjamaah di masjid dan mushalla, berbuka puasa bersama sanak saudara dan kolega selama Ramadhan, serta Shalat Id berjamaah, silaturahim dan Halal Bi Halal di tempat publik dalam merayakan hari raya Idul Fitri nanti hampir kembali dapat diselenggarakan dalam situasi normal.
Hal tersebut tidak terlepas dari kontribusi semua pihak yang telah melakukan ikhtiar samawi berupa doa dan muhasabah ruhaniyah serta ikhtiar ardhi secara maksimal berupa kedisiplinan pada protokol kesehatan dan vaksinasi. Meski demikian, pandemi Covid 19 belum sepenuhnya berakhir.
Baca Juga:6 Cara Menjaga Berat Badan Setelah Lebaran
Maka, MUI mengimbau seluruh pihak agar dalam merayakan Idul Fitri di ruang publik tetap menjaga disiplin protokol kesehatan sebagaimana panduan fatwa MUI serta aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah, seperti memakai masker, menjaga jarak kerumunan, dan melaksanakan vaksinasi anti Covid-19 bagi yang belum melaksanakannya.