Jangan Lupa, Tunaikan Zakat Fitrah Sebelum Shalat Idul Fitri
Hasanah syakim
Sabtu, 30 April 2022 - 16:13 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap muslim, terutama saat memasuki bulan Ramadhan. Dalam segi waktu, menunaikan zakat fitrah wajib dilakukan ketika telah berakhirnya waktu shaum (berpuasa).
“Jadi ketika bulan Ramadhan telah berakhir, maka saat itulah sudah mulai wajib mengeluarkan zakat fitrah, hanya saja para ulama membagi-bagi waktu wajib, sunnah, dan mubah mengeluarkan zakat fitrah,” ujar Ketua MUI Ustaz Jeje Zaenudin kepada Langit7, Sabtu (30/4/2022).
Menurut Ustaz Jeje, sebagian ulama menyampaikan waktu wajib mengeluarkan zakat di waktu selesainya puasa Ramadhan. “Jadi begitu waktu magrib datang di akhir bulan Ramadhan, maka disitulah telah wajib mengeluarkan zakat fitrah,” katanya.
Baca Juga:Pertama Kalinya, Shalat Idul Fitri Akbar di Stadion JIS
Selain itu, sebagian ulama berpendapat bahwa kewajiban zakat fitrah, yaitu terbitnya fajar pada tanggal satu syawal atau di hari pertama lebaran sampai dilaksanakannya shalat idul fitri. “Para ulama juga sepakat boleh mendahulukan atau menghimpun zakat fitrah sehari atau dua hari sebelum idul fitri sebagai persiapan meskipun dari awal Ramadhan sudah menitipkan untuk zakat fitrah,” ujarnya.
Menurut Ustaz Jeje, hal demikian mengingat dalam zakat fitrah terdapat proses penghimpunan dan pendistribusian, sehingga adakalanya seseorang menyerahkan zakat untuk dihimpun oleh panitia zakat sampai didistribusikan atau langsung menyerahkannya kepada pihak yang berhak menerima.
Baca Juga:Ideas: Zakat Fitrah Mampu Tekan Masalah Sosial dan Kemiskinan Ekstrem
“Jadi ketika bulan Ramadhan telah berakhir, maka saat itulah sudah mulai wajib mengeluarkan zakat fitrah, hanya saja para ulama membagi-bagi waktu wajib, sunnah, dan mubah mengeluarkan zakat fitrah,” ujar Ketua MUI Ustaz Jeje Zaenudin kepada Langit7, Sabtu (30/4/2022).
Menurut Ustaz Jeje, sebagian ulama menyampaikan waktu wajib mengeluarkan zakat di waktu selesainya puasa Ramadhan. “Jadi begitu waktu magrib datang di akhir bulan Ramadhan, maka disitulah telah wajib mengeluarkan zakat fitrah,” katanya.
Baca Juga:Pertama Kalinya, Shalat Idul Fitri Akbar di Stadion JIS
Selain itu, sebagian ulama berpendapat bahwa kewajiban zakat fitrah, yaitu terbitnya fajar pada tanggal satu syawal atau di hari pertama lebaran sampai dilaksanakannya shalat idul fitri. “Para ulama juga sepakat boleh mendahulukan atau menghimpun zakat fitrah sehari atau dua hari sebelum idul fitri sebagai persiapan meskipun dari awal Ramadhan sudah menitipkan untuk zakat fitrah,” ujarnya.
Menurut Ustaz Jeje, hal demikian mengingat dalam zakat fitrah terdapat proses penghimpunan dan pendistribusian, sehingga adakalanya seseorang menyerahkan zakat untuk dihimpun oleh panitia zakat sampai didistribusikan atau langsung menyerahkannya kepada pihak yang berhak menerima.
Baca Juga:Ideas: Zakat Fitrah Mampu Tekan Masalah Sosial dan Kemiskinan Ekstrem