home global news

Cuaca Panas Terik, Awas Risiko Penyakit dan Dehidrasi

Senin, 16 Mei 2022 - 13:40 WIB
Ilustrasi suhu panas. (Foto: Istimewa).
Cuaca di beberapa wilayah di Tanah Air terasa sangat panas akhir-akhir ini. Masyarakat diminta tetap waspada dan menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit.

BMKG melaporkan, suhu maksimum terukur selama periode awal Mei 2022 di kisaran 33-36,1 derajat celsius. Suhu maksimum tertinggi hingga 36,1 derajat celsius terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimantan Utara.

Pengurus Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), dr Syifa Mustika menegaskan, menjaga kondisi tubuh di tengah fenomena cuaca panas terik menjadi sangat penting, karena berdampak pada kesehatan.

Baca Juga: Cuaca di Indonesia Panas, Waspada Tubuh Kena Heat Stroke

"Kalau kurang minum, maka tubuh kita menjadi lemah, sering pusing. Kekurangan cairan juga bisa menyebabkan konstipasi," katanya seperti dilansir laman NU, Senin (16/5/2022).

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Gastroenterohepatologi itu menambahkan, cuaca panas terik juga berpotensi menyebabkan beberapa penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan, seperti diare maupun maag.

Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan cairan dan nutrisi di tengah cuaca panas terik. Sayur dan buah, menjadi sumber nutrisi yang tidak boleh terlewat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
penyakit cuaca ekstrem dehidrasi suhu panas
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya