Wabah Cacar Monyet, Kenali Gejala dan Penularannya
Ummu hani
Senin, 23 Mei 2022 - 15:38 WIB
Ilustrasi hasil tes cacar monyet. Foto: LANGIT7/iStock
Penyakit cacar monyet dilaporkan menyebar ke berbagai negara di Eropa dan Amerika. Menurut laporan World Health Organization (WHO) pada Mei 2022 ini pertama kali ditemukan rantai penularan di Eropa tanpa hubungan riwayat perjalanan.
Data WHO rentang waktu 13 hingga 21 Mei 2022, sekitar 92 kasus konfirmasi dan 28 kasus suspek telah dilaporkan dari 11 negara bukan endemik.
Lantas apa itu cacar monyetmonyet dan seberapa bahaya penyebarannya? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Dikembangkan Inggris, Vaksin Cacar Pertama Kali Diciptakan Turki Utsmani
Melansir dari situs resmi WHO, Senin (23/5/2022) cacar monyet atau monkeypox merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh virus monkeypox bagian keluarga Orthopoxvirus. Cacar ini merupakan zoonozis, yakni penyakit yang menular dari hewan ke manusia.
Meski disebut cacar 'monyet' virus ini sebenarnya tak serta merta berasal dari monyet. Penggunaan kata monyet lantaran pada 1958 virus ini ditemukan pada seekor monyet yang dipelihara untuk penelitian di laboratorium Denmark.
Kasus ditemukan di manusia pertama kali pada anak di Republik Demokratik Kongo, 1970. Seseorang yang terinfeksi cacar monyet biasanya akan muncul gejala klinis, seperti demam, ruam, dan pembengkakan kelenjar getah bening hingga komplikasi medis, termasuk infeksi paru-paru, bakteri, sertadehidrasi.
Data WHO rentang waktu 13 hingga 21 Mei 2022, sekitar 92 kasus konfirmasi dan 28 kasus suspek telah dilaporkan dari 11 negara bukan endemik.
Lantas apa itu cacar monyetmonyet dan seberapa bahaya penyebarannya? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Dikembangkan Inggris, Vaksin Cacar Pertama Kali Diciptakan Turki Utsmani
Melansir dari situs resmi WHO, Senin (23/5/2022) cacar monyet atau monkeypox merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh virus monkeypox bagian keluarga Orthopoxvirus. Cacar ini merupakan zoonozis, yakni penyakit yang menular dari hewan ke manusia.
Meski disebut cacar 'monyet' virus ini sebenarnya tak serta merta berasal dari monyet. Penggunaan kata monyet lantaran pada 1958 virus ini ditemukan pada seekor monyet yang dipelihara untuk penelitian di laboratorium Denmark.
Kasus ditemukan di manusia pertama kali pada anak di Republik Demokratik Kongo, 1970. Seseorang yang terinfeksi cacar monyet biasanya akan muncul gejala klinis, seperti demam, ruam, dan pembengkakan kelenjar getah bening hingga komplikasi medis, termasuk infeksi paru-paru, bakteri, sertadehidrasi.