Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Dikembangkan Inggris, Vaksin Cacar Pertama Kali Diciptakan Turki Utsmani

Muhajirin Rabu, 08 September 2021 - 21:45 WIB
Dikembangkan Inggris, Vaksin Cacar Pertama Kali Diciptakan Turki Utsmani
Matahari melambangkan kebesaran negara Ottoman Medali hijau di Matahari dengan stempel sultan (Tughra) di dalamnya melambangkan Dinasti Utsmaniyah yang agung. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Peneliti senior Institute for The Study of Islamic Thought and Civilizations (Insists), Ustadz Henri Shalahuddin, menyebut, Darussifa merupakan rumah sakit berbasis wakaf yang pertama kali menemukan metode vaksin pada era Turki Utsmani. Metode itu lalu dikembangkan seorang dokter asal Inggris, Edward Jenner, pada 1717.

"Edward Jenner hanya mengembangkan saja. Biasalah pengembangan lebih sempurna dari sebelumnya. Tetapi al-fadhlu lil mubtadi' wa in ahsanal muqtadi (apresiasi dan keutamaan itu diberikan bagi orang yang mengawali, bukan orang yang meniru. Walaupun yang meniru itu lebih baik dari yang mengawali)," kata Ustadz Henri kepada LANGIT7.ID, Rabu (8/9/2021).

Baca Juga: Abad 15 Turki Utsmani, Ilmu Medis Darrusifa Sukses Vaksinasi Penderita Cacar

Atas dasar itu, kada dia, Katedral Lichfield memberikan penghargaan dan membuat monumen ucapan terima kasih kepada Lady Mary W. Montagu, istri Edward Wortley Montagu sekaligus Duta Besar Inggris untuk Turki Utsmani di Istanbul dari 1716-1717 M.

"Ia dianggap telah berkontribusi membawa metode penyembuhan dari Turki Utsmani atas wabah cacar yg banyak memakan korban jiwa di Inggris," kata Ustadz Henri.

Mengutip laman resmi Insists, pada 1 April 1717 M, Lady Mary W. Montagu mengirim surat kepada temannya di Inggris, Sarah Chiswell, setelah mengamati metode injeksi cacar Turki di Edirne.

Dalam suratnya, Lady Mary W. Montagu menjelaskan tata cara injeksi dilakukan. Cacar di Turki tak lagi dianggap berbahaya setelah penemuan metode pencangkokan atau engrafting, yakni jaringan hidup dari penderita ditransplantasikan melalui pembedahan.Baca Juga: Klaim Vaksin Pertama Kali Ditemukan di Era Turki Utsmani, Begini Kisahnya

Para dokter menempatkan beberapa materi (virus) cacar ke kulit pasien yang telah digores dengan jarum. Pasien akan mengalami demam delapan hari kemudian dan menimbulkan pustule di wajah. Namun, Lady Mary W. Montagu menegaskan, tidak kasus orang meninggal akibat metode tersebut.

Setelah kembali ke Inggris, Lady Mary W. Montagu segera menyuntik putranya yang berusia lima tahun. Dia lalu mendedikasikan diri untuk mengembangkan injeksi cacar Turki di Inggris. Pada saat itu, putrinya yang berusia empat tahun disuntik di depan para dokter dari istana Inggris.

Sebagai rasa terima kasih atas manfaat variolasi yang dia alami, Henriette Inge memberikan bantuan di Katedral Lichfield. Pada 20 Agustus 1721, enam terpidana mati dari penjara Newgate menjalani Injeksi Cacar Turki untuk menguji keamanan. Injeksi itu terbukti ampuh. Narapidana tersebut tidak mengalami efek negatif.

Setelah itu, keluarga kerajaan, para bangsawan, dan politisi Inggris mulai menyuntik anak-anak mereka. Pada 1722, dua pangeran di Istana Kerajaan disuntik. Injeksi Cacar Turki pun menyebar ke seluruh Eropa. Injeksi Cacar Turki menjadi metode ampuh melawan cacar hingga Edward Jenner (1749-1823) menemukan imunisasi cacar sapi (cowpox, vaksinasi) pada 1796.

Baca Juga:

Jangan Paksa Tubuh Bila Tak Terbiasa Olah Raga, Ini Risikonya

Menikmati Agrowisata Kampung Kopi Rigis


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)