LANGIT7.ID - , Jakarta - Penyakit cacar monyet dilaporkan menyebar ke berbagai negara di Eropa dan Amerika. Menurut laporan World Health Organization (
WHO) pada Mei 2022 ini pertama kali ditemukan rantai penularan di Eropa tanpa hubungan riwayat perjalanan.
Data WHO rentang waktu 13 hingga 21 Mei 2022, sekitar 92 kasus konfirmasi dan 28 kasus suspek telah dilaporkan dari 11 negara bukan endemik.
Lantas apa itu
cacar monyet monyet dan seberapa bahaya penyebarannya? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Dikembangkan Inggris, Vaksin Cacar Pertama Kali Diciptakan Turki UtsmaniMelansir dari situs resmi WHO, Senin (23/5/2022) cacar monyet atau
monkeypox merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh virus
monkeypox bagian keluarga
Orthopoxvirus. Cacar ini merupakan
zoonozis, yakni penyakit yang menular dari hewan ke manusia.
Meski disebut cacar 'monyet' virus ini sebenarnya tak serta merta berasal dari monyet. Penggunaan kata monyet lantaran pada 1958 virus ini ditemukan pada seekor monyet yang dipelihara untuk penelitian di laboratorium Denmark.
Kasus ditemukan di manusia pertama kali pada anak di Republik Demokratik Kongo, 1970. Seseorang yang terinfeksi cacar monyet biasanya akan muncul gejala klinis, seperti demam, ruam, dan pembengkakan kelenjar getah bening hingga komplikasi medis, termasuk infeksi paru-paru, bakteri, serta
dehidrasi.
Virus cacar monyet bisa ditularkan antar manusia melalui kontak dekat, cairan tubuh, tetesan pernapasan, dan bahan yang terkontaminasi seperti tempat tidur. Masa inkubasi cacar monyet biasanya dari 6 hingga 13 hari.
Meski demikian, WHO menyebut infeksi cacar monyet sebagai penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan gejala klinis yang bertahan kurang lebih 2 hingga 4 minggu. Sayangnya, saat ini belum ada perawatan khusus atau obat untuk cacar monyet meski sebagian besar kasusnya ringan.
Baca juga: Abad 15 Turki Utsmani, Ilmu Medis Darrusifa Sukses Vaksinasi Penderita CacarPengobatan untuk cacar monyet sebagian besar bersifat suportif, seperti untuk gejala batuk atau pilek. Kebanyakan orang sembuh tanpa pengobatan dalam beberapa minggu.
Karena cacar monyet dapat menyebar melalui kontak dekat, pasien perlu diisolasi jika didiagnosis menderita penyakit ini supaya tidak menyebar ke orang lain.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena cacar monyet yaitu, mencuci tangan dengan air dan sabun secara teratur atau gunakan handsanitizer. Disarankan juga untuk makan daging yang telah dimasak dengan matang.
(est)