Kisah Mahasiswa Indonesia di Madinah Jadi Petugas Haji
Muhajirin
Kamis, 09 Juni 2022 - 21:55 WIB
Ahmad Saiful Hamdani, Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Madinah terpilih jadi petugas haji (foto: Media Center Haji)
Ahmad Saiful Hamdani (25) seolah mendapat durian runtuh. Dia bisa meraih mimpi melanjutkan pendidikan tinggi di Madinah. Tahun ini, dia berkesempatan menjadi petugas pelayan tamu Allah yang datang ke Tanah Suci.
Ahmad merupakan mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di Madinah. Dia terpilih usai ikut seleksi Rekrutmen Pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) wilayah Arab Saudi untuk mahasiswa yang sedang belajar di Arab Saudi.
Pria asal Bandung, Jawa Barat itu merupakan alumni Pondok Pesantren Ummul Quro Bandung. Dia bertugas melayani jamaah haji sejak datang ke Madinah untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Baca Juga: Kemenkes Pesan Tiga Hal untuk Petugas Penyelenggara Haji di Arab Saudi
“Bangga saya bisa melayani tamu Allah,” kata Ahmad kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Arab Saudi, dikutip Kamis (9/6/2022).
Ahmad meraih beasiswa di Universitas Islam Madinah sejak 2017 lalu. Selain itu dia juga mendapatkan bantuan kebutuhan lain seperti biaya pulang-pergi, apartemen gratis selama di Madinah, uang saku, uang makan, dan uang beli kitab, hingga visa gratis.
Ahmad merupakan mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di Madinah. Dia terpilih usai ikut seleksi Rekrutmen Pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) wilayah Arab Saudi untuk mahasiswa yang sedang belajar di Arab Saudi.
Pria asal Bandung, Jawa Barat itu merupakan alumni Pondok Pesantren Ummul Quro Bandung. Dia bertugas melayani jamaah haji sejak datang ke Madinah untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Baca Juga: Kemenkes Pesan Tiga Hal untuk Petugas Penyelenggara Haji di Arab Saudi
“Bangga saya bisa melayani tamu Allah,” kata Ahmad kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Arab Saudi, dikutip Kamis (9/6/2022).
Ahmad meraih beasiswa di Universitas Islam Madinah sejak 2017 lalu. Selain itu dia juga mendapatkan bantuan kebutuhan lain seperti biaya pulang-pergi, apartemen gratis selama di Madinah, uang saku, uang makan, dan uang beli kitab, hingga visa gratis.