Wapres Tawarkan Ekonomi Syariah sebagai Solusi Pemulihan Ekonomi Global
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 11 Juni 2022 - 07:42 WIB
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin meminta untuk memanfaatkan Presidensi G20 untuk menawarkan ekonomi syariah. Foto: Istimewa
Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin mengatakan Presidensi G20 Indonesia bisa dimanfaatkan untuk menawarkan ekonomi syariah sebagai solusi pemulihan ekonomi global.
Hal tersebut disampaikan Wapres Ma'ruf Amin dalam sambutannya di acara Halalbihalal dan Silaturahmi Kerja Nasional Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) 2022, Jumat (10/6/2022).
Baca juga: KH Didin Hafidhuddin: Potensi Ekonomi Syariah Bisa Jadi Solusi Umat
"G20 dapat dimanfaatkan untuk menawarkan ekonomi syariah sebagai solusi pemulihan ekonomi global yang inklusif dan berkelanjutan," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan yang dikutip Sabtu (11/6/2022).
Menurut Ma'ruf, pemulihan ekonomi global masih dibayangi berbagai risiko dengan kejadian-kejadian luar biasa, mulai dari krisis iklim hingga peperangan yang turut menimbulkan disrupsi pasokan pangan dan energi dunia, serta memicu laju inflasi dan mencapai rekor tertinggi di banyak negara.
Namun demikian, lanjut Wapres, Presidensi G20 yang saat ini dipegang Indonesia dapat dijadikan momentum pemulihan ekonomi global.
"Semua negara harus bahu membahu, sehingga tidak ada negara yang tertinggal. Hal tersebut sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pulih satu pulih semua," tegasnya.
Hal tersebut disampaikan Wapres Ma'ruf Amin dalam sambutannya di acara Halalbihalal dan Silaturahmi Kerja Nasional Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) 2022, Jumat (10/6/2022).
Baca juga: KH Didin Hafidhuddin: Potensi Ekonomi Syariah Bisa Jadi Solusi Umat
"G20 dapat dimanfaatkan untuk menawarkan ekonomi syariah sebagai solusi pemulihan ekonomi global yang inklusif dan berkelanjutan," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan yang dikutip Sabtu (11/6/2022).
Menurut Ma'ruf, pemulihan ekonomi global masih dibayangi berbagai risiko dengan kejadian-kejadian luar biasa, mulai dari krisis iklim hingga peperangan yang turut menimbulkan disrupsi pasokan pangan dan energi dunia, serta memicu laju inflasi dan mencapai rekor tertinggi di banyak negara.
Namun demikian, lanjut Wapres, Presidensi G20 yang saat ini dipegang Indonesia dapat dijadikan momentum pemulihan ekonomi global.
"Semua negara harus bahu membahu, sehingga tidak ada negara yang tertinggal. Hal tersebut sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pulih satu pulih semua," tegasnya.