Bonding Kuat Orang Tua dan Anak Cegah Kejahatan Seksual
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 11 Juni 2022 - 11:05 WIB
Menciptakan lingkungan rumah yang nyaman dan membuat bonding kuat bisa menjauhkan anak dari kekerasan seksual. Foto: Pixabay
Tingkat kasus kekerasan seksual pada perempuan di Indonesia lebih tinggi dibanding laki-laki. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) membagikan data dari 9.745 kasus kekerasan seksual dialami oleh 1.529 korban laki-laki dan 9.037 kasus dengan korban perempuan.
Dari jumlah kasus yang dialami perempuan, 49,9 persen korban dalam rentang usia 0-17 tahun. Ini menandakan seriusnya kasus kekerasan seksual pada anak di Tanah Air.
Baca juga: UGM Deklarasi Kampus Bebas Kekerasan Seksual
Koordinator Jaringan Muda Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia Suci Susanti menekankan pentingnya peranan orang tua dalam pencegahan kasus kekerasan seksual pada anak.
Menurut Suci, peran orang tua tak hanya menciptakan rumah yang nyaman bagi anak, tapi juga aman. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan membuat bonding atau ikatan dengan anak. Menciptakan bonding, menurut Suci, antara orang tua dengan anak tidaklah sulit. Komunikasi merupakan kunci untuk itu.
"Jangan irit berbicara kalau sudah di rumah. Artinya sempatkan waktu untuk berbicara kepada anak atau deep talk. Deep talk ini bukan hanya antara suami dan istri tetapi juga antara orang tua dan anak," ujar Suci dalam acara bertajuk "Mencegah Anak Dari Korban Kejahatan Seksual," Jumat (10/6/2022).
Selain itu, orang tua wajib memberikan waktu untuk anak menyampaikan apa saja yang ingin ia sampaikan. Caranya dengan mengajak mereka berkomunikasi setiap harinya.
Dari jumlah kasus yang dialami perempuan, 49,9 persen korban dalam rentang usia 0-17 tahun. Ini menandakan seriusnya kasus kekerasan seksual pada anak di Tanah Air.
Baca juga: UGM Deklarasi Kampus Bebas Kekerasan Seksual
Koordinator Jaringan Muda Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia Suci Susanti menekankan pentingnya peranan orang tua dalam pencegahan kasus kekerasan seksual pada anak.
Menurut Suci, peran orang tua tak hanya menciptakan rumah yang nyaman bagi anak, tapi juga aman. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan membuat bonding atau ikatan dengan anak. Menciptakan bonding, menurut Suci, antara orang tua dengan anak tidaklah sulit. Komunikasi merupakan kunci untuk itu.
"Jangan irit berbicara kalau sudah di rumah. Artinya sempatkan waktu untuk berbicara kepada anak atau deep talk. Deep talk ini bukan hanya antara suami dan istri tetapi juga antara orang tua dan anak," ujar Suci dalam acara bertajuk "Mencegah Anak Dari Korban Kejahatan Seksual," Jumat (10/6/2022).
Selain itu, orang tua wajib memberikan waktu untuk anak menyampaikan apa saja yang ingin ia sampaikan. Caranya dengan mengajak mereka berkomunikasi setiap harinya.