Puluhan Mahasiswa University of North Carolina Antusias Pelajari Bahasa Indonesia
Muhajirin
Senin, 13 Juni 2022 - 20:34 WIB
Mahasiswa University of North Carolina belajar gamelan (foto: VOA Indonesia)
Para mahasiswa di University of North Carolina (UNC) Amerika Serikat begitu antusias mempelajari bahasa Indonesia. Meski belum ada mata kuliah Bahasa Indonesia yang secara resmi diajarkan di kampus itu, namun mereka berinisiatif membuat komunitas bernama Meja Bahasa Indonesia.
Salah satu mahasiswa UNC mengaku bersemangat belajar bahasa Indonesia untuk keperluan penelitiannya di Indonesia.
"Saya ingin melakukan penelitian tentang perubahan iklim, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia, Filipina, Asia Tenggara," kata Mahasiswa jurusan Biologi dan Geografi, William Burnham dalam bahasa Indonesia, dikutip dari VOA Indonesia, Senin (13/6/2022).
Baca Juga: Luar Biasa, Muslim Amerika Ini Peluk dan Maafkan Pembunuh Anaknya
Selama satu jam lebih dia dan 10 orang peserta belajar kosakata, praktik bicara, dan membahas budaya Indonesia di kampus yang kebanyakan mahasiswanya adalah warga negara Amerika Serikat.
"Saya pikir ini cara yang sangat bagus untuk mempelajari sesuatu yang tidak banyak diketahui di kampus," kata mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan tersebut selama tujuh bulan.
Salah satu mahasiswa UNC mengaku bersemangat belajar bahasa Indonesia untuk keperluan penelitiannya di Indonesia.
"Saya ingin melakukan penelitian tentang perubahan iklim, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia, Filipina, Asia Tenggara," kata Mahasiswa jurusan Biologi dan Geografi, William Burnham dalam bahasa Indonesia, dikutip dari VOA Indonesia, Senin (13/6/2022).
Baca Juga: Luar Biasa, Muslim Amerika Ini Peluk dan Maafkan Pembunuh Anaknya
Selama satu jam lebih dia dan 10 orang peserta belajar kosakata, praktik bicara, dan membahas budaya Indonesia di kampus yang kebanyakan mahasiswanya adalah warga negara Amerika Serikat.
"Saya pikir ini cara yang sangat bagus untuk mempelajari sesuatu yang tidak banyak diketahui di kampus," kata mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan tersebut selama tujuh bulan.