LANGIT7.ID, Washington DC - Para mahasiswa di University of North Carolina (UNC) Amerika Serikat begitu antusias mempelajari bahasa Indonesia. Meski belum ada mata kuliah Bahasa Indonesia yang secara resmi diajarkan di kampus itu, namun mereka berinisiatif membuat komunitas bernama Meja Bahasa Indonesia.
Salah satu mahasiswa UNC mengaku bersemangat belajar bahasa Indonesia untuk keperluan penelitiannya di Indonesia.
"Saya ingin melakukan penelitian tentang perubahan iklim, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia, Filipina, Asia Tenggara," kata Mahasiswa jurusan Biologi dan Geografi, William Burnham dalam bahasa Indonesia, dikutip dari VOA Indonesia, Senin (13/6/2022).
Baca Juga: Luar Biasa, Muslim Amerika Ini Peluk dan Maafkan Pembunuh Anaknya
Selama satu jam lebih dia dan 10 orang peserta belajar kosakata, praktik bicara, dan membahas budaya Indonesia di kampus yang kebanyakan mahasiswanya adalah warga negara Amerika Serikat.
"Saya pikir ini cara yang sangat bagus untuk mempelajari sesuatu yang tidak banyak diketahui di kampus," kata mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan tersebut selama tujuh bulan.
Salah satu pengajar Bahasa Indonesia di komunitas tersebut adalah Baiquni, mahasiswa asal Aceh yang menempuh S3 jurusan sejarah di Universitas tersebut.
"Mereka senang karena
mostly orang AS ngga tahu Indonesia gimana. Bagi orang yang penasaran dengan Indonesia, mereka
surprise tahu bahwa Indonesia
has a lot to offer," ujar mahasiswa jurusan sejarah ini, kepada VOA Indonesia.
Komunitas ini digagas oleh Kevin Fogg. Fogg adalah Associate Director Carolina Asia Center, institut di UNC yang bertujuan mendorong pertukaran budaya antara AS dan Asia, termasuk lewat bahasa.
Baca Juga: Kyrie Irving Jadi Inspirasi Pemuda Muslim Amerika Berani Unjuk Diri
Tak hanya belajar bahasa, Fogg menyebut sering ada sesi menarik salah satunya dengan membawa makanan ringan dari Indonesia sebagai hadiah untuk para peserta.
"Kadang-kadang kita bawa Astor, Beng-beng, atau kerupuk, atau apa yang bisa kita ceritakan, 'oh ini dimakan di Indonesia,'" kata Fogg.
(jqf)