Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Trump Ancam Blokir Selat Hormuz Usai Negosiasi Gagal dan Iran Tolak Sepakat dengan Amerika

lusi mahgriefie Senin, 13 April 2026 - 08:17 WIB
Trump Ancam Blokir Selat Hormuz Usai Negosiasi Gagal dan Iran Tolak Sepakat dengan Amerika
Foto: ist
LANGIT7.ID-, Washington - Tidak butuh waktu lama bagi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk merespons gagalnya perundingan dengan Iran. Lagi-lagi dengan ancaman, Trump mengumumkan bahwa angkatan laut AS akan memulai proses memblokir semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz.

Setelah 21 jam pembicaraan di Hotel Serena di Islamabad, Wakil Presiden AS sekaligus ketua delegasi, JD Vance muncul dengan mata mengantuk, membatalkan semua upaya negosiasi. Ia telah menawarkan kesepakatan "terima atau tolak" kepada Iran, dan Iran pun menolaknya.

"Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas apa garis merah kami," katanya kepada wartawan. "Mereka (Iran) telah memilih untuk tidak menerima persyaratan kami," ujarnya melansir Telegraph, Senin (13/4/2026).

Dalam negosiasi yang berlangsung hingga larut malam itu, ahli teknis dari kedua belah pihak saling bertukar draf. Sayang, tak ada kesepakatan di sana.

Iran memilih untuk tidak menerima persyaratan AS yang dinilai tidak masuk akal.

Baca juga: Negosiasi Iran-Amerika Gagal, Akankah Gencatan Senjata Berlanjut?

Namun, Trump tidak bisa begitu saja mundur dan ia pun muncul dengan ide memblokade Selat Hormuz sebagai balasan sekaligus upaya untuk merebut kembali inisiatif. Meskipun Langkah tersebut dinilai sebagai pertaruhan.

Negara-negara Teluk, yang ekonominya sudah tertekan, berharap Trump akan menggunakan kekuatan untuk membuka kembali selat tersebut. Blokade kedua mungkin bukan yang mereka inginkan. Pasar global pun kemungkinan besar tidak akan menyukai eskalasi lebih lanjut ketika perdagangan dibuka pada hari Senin.

Ada juga risiko hukum. Trump mungkin akan dituduh melanggar norma maritim yang sama, yang telah ia gunakan terhadap Iran. Meskipun blokade tidak ilegal di masa perang, penerapannya di selat internasional masih diperdebatkan. Perselisihan hukum sedang terjadi.

Selain itu, belum jelas apakah blokade saja akan cukup untuk memaksa Iran menyerah.

Terlepas dari semua peningkatan ketegangan, dilema mendasar tetap tidak berubah. Dengan diplomasi yang terhenti, Washington dan Teheran masih menghadapi tiga pilihan yang tidak menyenangkan: kembali ke negosiasi, melanjutkan permusuhan, atau membiarkan konflik berlanjut hingga berakhir tanpa penyelesaian yang memuaskan.

Baca juga: Gagalnya Perundingan AS-Iran: Pukulan Telak bagi Harapan Mencari Jalan Keluar dari Krisis Global

Langkah Trump menunjukkan bahwa ia masih berharap untuk memaksa Iran kembali ke meja perundingan dengan syarat-syarat Amerika.

Kepergian mendadak Vance dari Islamabad mungkin merupakan bagian dari strategi tersebut, yang dirancang untuk meningkatkan tekanan pada Teheran sambil tetap membuka pintu untuk menerima apa yang disebutnya sebagai "tawaran terakhir dan terbaik".

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)