PBNU Nilai Demonstrasi Kekuatan Aparat di Ponpes Shiddiqiyyah Berlebihan
Muhajirin
Jum'at, 08 Juli 2022 - 15:45 WIB
Pengerahan ratusan personel kepolisian untuk menangkap DPO tersangka dugaan pencabulan MSAT, di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Kamis (7/7/2022) (foto: Antara)
Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Ghaffar Rozin, merespons dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh tersangka MSAT terhadap santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang.
Dia meminta, tersangka MSAT harus kooperatif dalam menghadapi kasus itu. Jika tidak bersalah, maka ada pengadilan sebagai tempat untuk membuktikan.
“Jika memang merasa tidak bersalah, yang perlu dilakukan hanyalah menyiapkan bukti, saksi dan pengacara handal. Yang terakhir ini saya yakin tidak sulit bagi pesantren dengan jejaring sebesar ini. Masalah hukum ini perlu dihadapi, bukan dihindari,” kata pria yang akrab disapa Gus Rozin, kepada LANGIT7.ID, Jumat (8/7/2022).
Baca Juga: Katib Syuriah PBNU Kritik Langkah Kemenag Bekukan Ponpes Shiddiqiyyah Jombang
Di sisi lain, Gus Rozin juga mengkritik aparat penegak hukum yang terlalu mendemonstrasikan kekuatan besar dalam menangani kasus ini.
Bagi insan pesantren, kata dia, jaminan mendapat perlakuan adil jauh lebih tepat dan meyakinkan daripada menggunakan kekuatan sedemikian rupa.
Dia meminta, tersangka MSAT harus kooperatif dalam menghadapi kasus itu. Jika tidak bersalah, maka ada pengadilan sebagai tempat untuk membuktikan.
“Jika memang merasa tidak bersalah, yang perlu dilakukan hanyalah menyiapkan bukti, saksi dan pengacara handal. Yang terakhir ini saya yakin tidak sulit bagi pesantren dengan jejaring sebesar ini. Masalah hukum ini perlu dihadapi, bukan dihindari,” kata pria yang akrab disapa Gus Rozin, kepada LANGIT7.ID, Jumat (8/7/2022).
Baca Juga: Katib Syuriah PBNU Kritik Langkah Kemenag Bekukan Ponpes Shiddiqiyyah Jombang
Di sisi lain, Gus Rozin juga mengkritik aparat penegak hukum yang terlalu mendemonstrasikan kekuatan besar dalam menangani kasus ini.
Bagi insan pesantren, kata dia, jaminan mendapat perlakuan adil jauh lebih tepat dan meyakinkan daripada menggunakan kekuatan sedemikian rupa.