Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

PBNU Nilai Demonstrasi Kekuatan Aparat di Ponpes Shiddiqiyyah Berlebihan

Muhajirin Jum'at, 08 Juli 2022 - 15:45 WIB
PBNU Nilai Demonstrasi Kekuatan Aparat di Ponpes Shiddiqiyyah Berlebihan
Pengerahan ratusan personel kepolisian untuk menangkap DPO tersangka dugaan pencabulan MSAT, di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Kamis (7/7/2022) (foto: Antara)
LANGIT7.ID, Jakarta - Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Ghaffar Rozin, merespons dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh tersangka MSAT terhadap santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang.

Dia meminta, tersangka MSAT harus kooperatif dalam menghadapi kasus itu. Jika tidak bersalah, maka ada pengadilan sebagai tempat untuk membuktikan.

“Jika memang merasa tidak bersalah, yang perlu dilakukan hanyalah menyiapkan bukti, saksi dan pengacara handal. Yang terakhir ini saya yakin tidak sulit bagi pesantren dengan jejaring sebesar ini. Masalah hukum ini perlu dihadapi, bukan dihindari,” kata pria yang akrab disapa Gus Rozin, kepada LANGIT7.ID, Jumat (8/7/2022).

Baca Juga: Katib Syuriah PBNU Kritik Langkah Kemenag Bekukan Ponpes Shiddiqiyyah Jombang

Di sisi lain, Gus Rozin juga mengkritik aparat penegak hukum yang terlalu mendemonstrasikan kekuatan besar dalam menangani kasus ini.

Bagi insan pesantren, kata dia, jaminan mendapat perlakuan adil jauh lebih tepat dan meyakinkan daripada menggunakan kekuatan sedemikian rupa.

“Yakinkan tersangka mendapatkan hak-hak dan perlindungan hukum, niscaya dia akan rela menyerahkan diri,” kata Gus Rozin.

Diketahui, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) sejak kamis (7/7/2022) mengerahkan ratusan personel ke Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang untuk menangkap tersangka MSAT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Upaya penangkapan oleh ratusan personel itu disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi.

Dalam proses upaya penggeledahan dan penangkapan terhadap MSAT. Polisi dihalang-halangi puluhan orang. Akhirnya polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam upaya menghalang-halangi petugas.

Tak lama, Ayahanda MSAT yang merupakan Kiai berinisial MM berjanji akan menyerahkan sendiri anaknya ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Penyebab Terjadinya Pelecehan Seksual di Lembaga Pendidikan

Hal itu disampaikan MM saat menemui Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat yang sedang memimpin operasi penangkapan MSAT di kawasan Ploso, Jombang, Kamis (7/7/2022).

Pada malam harinya, MSAT akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian pada Kamis (7/7/2022) malam, sekitar pukul 23.35 WIB.

"Hari ini sejak jam 08.00 WIB kami melakukan komunikasi dengan orang tua dan akhirnya yang bersangkutan (MSAT) menyerahkan diri. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Nico Afinta kepada wartawan di Jombang, Kamis (7/7/2022) malam.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)