home global news

Ini Harga Asli Pertalite dan Pertamax jika Tak Disubsidi

Rabu, 13 Juli 2022 - 13:20 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
PT Pertamina (Persero) menaikkan harga tiga jenis produk Bahan Bakar Minyak (BBM), yakni Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Secara keekonomian, harga jual BBM yang ditetapkan pemerintah sangat rendah.

Kenaikan tersebut sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU. Namun, penyesuaian harga baru ini berlaku hanya untuk BBM non-subsidi.

Baca Juga:Pertamina Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga Pertalite dan Solar

Pertalite tak mengalami perubahan dan tetap dibanderol seharga Rp7.650 per liter, sementara Pertamax menjadi Rp12.500 per liter. Angka tersebut merupakan harga yang sudah disubsidi oleh pemerintah.

Lantas berapa harga asli Pertalite dan Pertamax jika tidak disubsidi?

Peningkatan harga minyak mentah membuat harga keekonomian produk meningkat tajam, termasuk Pertalite dan Pertamax. Indonesian Crude Price (ICP) untuk BBM per Juni 2022 menyentuh angka USD117,62 per barel atau lebih tinggi sekitar 37 persen dari harga ICP Januari 2022.

Melansir dari situs resmi Pertamina, Rabu (13/7/2022), harga jual BBM subsidi yang ditetapkan Pemerintah sangat rendah bila dibandingkan dengan harga keekonomian. Harga jual Pertalite (RON 90) Rp7.650 per liter, sedangkan keekonomiannya Rp17.200. Dengan begitu, Pemerintah mensubsidi Rp9.550 per liternya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pertamina bbm pertalite pertamax
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya