Anak Tunda Bikin PR, Psikolog: Ortu Tak Perlu Reaksi Berlebihan
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 14 Juli 2022 - 13:30 WIB
Seorang ibu yang mengawasi dua putrinya mengerjakan pekerjaan sekolah. Foto: Langit7/iStock.
Memasuki tahun ajaran baru anak-anak akan kembali disibukkan dengan kegiatan sekolah, seperti pekerjaan rumah atau PR. Namun, yang menjadi persoalan kemudian adalah tidak semua anak langsung mengerjakan PR yang diberikan sekolah. Khususnya mereka yang baru duduk di bangku sekolah dasar.
Bahkan, tak jarang anak-anak menunda waktu mengerjakan PR sekolah sampai larut malam atau di pagi hari. Alhasil, situasi tersebut membuat orang tua kewalahan.
Baca juga: 4 Aktivitas Asyik Bareng Anak saat Berkemah Libur Sekolah
Psikolog dan CEO Rumah Konseling, Muhammad Iqbal mengatakan perilaku anak menunda untuk mengerjakan tugas sekolah atau pekerjaan rumah disebut dengan prokrastinasi.
Prokrastinasi bisa berubah seiring berjalannya waktu. Untuk anak-anak, kata dosenUniversitas Paramadina ini, hal tersebut termasuk wajar.
"Saat ini terjadi karena memang mereka di usia yang belum matang, orang tua saja banyak yang seperti itu apalagi anak-anak. Jadi di sini masalahnya di kematangan anak-anak artinya proses perkembangan mereka," kata Iqbal pada Langit7, Rabu (13/7/2022).
Terkait reaksi orang tua yang terkadang berlebihan, Iqbal mengingatkanorang tua bahwa saat kecil dulu mereka juga pernah berlaku demikian.
Bahkan, tak jarang anak-anak menunda waktu mengerjakan PR sekolah sampai larut malam atau di pagi hari. Alhasil, situasi tersebut membuat orang tua kewalahan.
Baca juga: 4 Aktivitas Asyik Bareng Anak saat Berkemah Libur Sekolah
Psikolog dan CEO Rumah Konseling, Muhammad Iqbal mengatakan perilaku anak menunda untuk mengerjakan tugas sekolah atau pekerjaan rumah disebut dengan prokrastinasi.
Prokrastinasi bisa berubah seiring berjalannya waktu. Untuk anak-anak, kata dosenUniversitas Paramadina ini, hal tersebut termasuk wajar.
"Saat ini terjadi karena memang mereka di usia yang belum matang, orang tua saja banyak yang seperti itu apalagi anak-anak. Jadi di sini masalahnya di kematangan anak-anak artinya proses perkembangan mereka," kata Iqbal pada Langit7, Rabu (13/7/2022).
Terkait reaksi orang tua yang terkadang berlebihan, Iqbal mengingatkanorang tua bahwa saat kecil dulu mereka juga pernah berlaku demikian.