Benarkah Biaya Pendidikan di Sekolah Islam Terpadu Mahal?
Muhajirin
Jum'at, 15 Juli 2022 - 16:27 WIB
Kegiatan belajar mengajar di SDIT Nurul Fikri Depok (foto: nurulfikri.sch.id)
Sekolah Islam Terpadu (SIT) banyak jadi primadona pilihan orang tua menyekolahkan anaknya. Paduan pengetahuan umum dan pengetahuan agama jadi salah satu sebabnya. Namun tak sedikit yang mengeluhkan mahalnya biaya menyekolahkan anak di SIT.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), Ahmad Fikri, M.Pd, menjelaskan, sebutan mahal relatif jika digali lebih dalam dari item biaya dan latar belakang para orang tua di setiap sekolah.
"Memang ada SIT dengan uang masuknya hingga 20 sampai dengan 50 juta, SPP-nya ada yang mencapai 5 juta per bulan. Namun sekali lagi nilai atau angka tersebut menjadi relatif dan tak dapat apple to apple dibandingkan antara satu dengan yang lainnya,” jelas Fikri kepada LANGIT7.ID, Jumat (15/7/2022).
Baca Juga: Mengapa Sekolah Islam Terpadu Jadi Favorit Pilihan Orang Tua?
Berdasarkan data JSIT Indonesia, kata Fikri, sekolah dengan kategori ‘mahal’ tadi hanya 1,5% dengan SPP di atas Rp2 juta perbulan. Hanya 7% sekolah anggota JSIT yang uang masuknya di atas Rp20 juta. Data itu berdasarkan dari keseluruhan anggota JSIT Indonesia yang saat ini mencapai 2.500-an sekolah.
“Di mana pada umumnya sekolah-sekolah dengan kategori ‘mahal’ tersebut karena menerapkan konsep boarding atau berasrama, sehingga item biayanya pun berbeda dengan SIT kebanyakan,” kata Fikri.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), Ahmad Fikri, M.Pd, menjelaskan, sebutan mahal relatif jika digali lebih dalam dari item biaya dan latar belakang para orang tua di setiap sekolah.
"Memang ada SIT dengan uang masuknya hingga 20 sampai dengan 50 juta, SPP-nya ada yang mencapai 5 juta per bulan. Namun sekali lagi nilai atau angka tersebut menjadi relatif dan tak dapat apple to apple dibandingkan antara satu dengan yang lainnya,” jelas Fikri kepada LANGIT7.ID, Jumat (15/7/2022).
Baca Juga: Mengapa Sekolah Islam Terpadu Jadi Favorit Pilihan Orang Tua?
Berdasarkan data JSIT Indonesia, kata Fikri, sekolah dengan kategori ‘mahal’ tadi hanya 1,5% dengan SPP di atas Rp2 juta perbulan. Hanya 7% sekolah anggota JSIT yang uang masuknya di atas Rp20 juta. Data itu berdasarkan dari keseluruhan anggota JSIT Indonesia yang saat ini mencapai 2.500-an sekolah.
“Di mana pada umumnya sekolah-sekolah dengan kategori ‘mahal’ tersebut karena menerapkan konsep boarding atau berasrama, sehingga item biayanya pun berbeda dengan SIT kebanyakan,” kata Fikri.