Makna Gelar Haji, Bukan untuk Gaya-gayaan dan Riya
Mahmuda attar
Ahad, 17 Juli 2022 - 12:35 WIB
Makna Gelar Haji, Bukan untuk Gaya-gayaan dan Riya. (Foto: Istimewa).
Gelar haji di Indonesia disematkan kepada seseorang yang baru pulang menunaikan ibadah di Tanah Suci Makkah. Namun bagaimana makna dari title tersebut.
Haji, sebutan untuk pria dan hajjah untuk wanita memang seperti gelar akademik. Padahal ibadah tidak melahirkan gelar seperti dalam dunia pendidikan.
Ustadz Adi Hidayat menyebut, gelar gaji ini melekat di masyarakat Indonesia berasal dari ungkapan orang-orang Arab.
Tujuannya adalah doa menjadi haji yang mabrur. Doa tersebut yakni 'Yal Haj-Yal Haj'. Makna dari doa ini adalah pengingat.
Baca Juga: Hukum Memakai Gelar Haji dan Hajjah Setelah Pulang Berhaji
"Antum ini Pak Haji jangan sampai setelah haji dilunturkan kembali dengan keburukan-keburukan yang menghilangkan pahala haji," kata UAH dalam keterangannya dikutip Ahad (17/7/2022).
Dalam laman resmi Muhammadiyah, gelar gaji atau hajjah bertujuan untuk mempopulerkan Islam dan sekaligus menunjukkan identitas seseorang yang telah naik haji.
Haji, sebutan untuk pria dan hajjah untuk wanita memang seperti gelar akademik. Padahal ibadah tidak melahirkan gelar seperti dalam dunia pendidikan.
Ustadz Adi Hidayat menyebut, gelar gaji ini melekat di masyarakat Indonesia berasal dari ungkapan orang-orang Arab.
Tujuannya adalah doa menjadi haji yang mabrur. Doa tersebut yakni 'Yal Haj-Yal Haj'. Makna dari doa ini adalah pengingat.
Baca Juga: Hukum Memakai Gelar Haji dan Hajjah Setelah Pulang Berhaji
"Antum ini Pak Haji jangan sampai setelah haji dilunturkan kembali dengan keburukan-keburukan yang menghilangkan pahala haji," kata UAH dalam keterangannya dikutip Ahad (17/7/2022).
Dalam laman resmi Muhammadiyah, gelar gaji atau hajjah bertujuan untuk mempopulerkan Islam dan sekaligus menunjukkan identitas seseorang yang telah naik haji.