5 Pesantren Unik di Indonesia, Ada Preman Nyantri Juga Lo!
Muhammad Hamzah Aryanto
Kamis, 01 Juli 2021 - 16:58 WIB
Salah satu bangunan dari Pesantren Metal Tobat di Cilacap yang berbentuk kapal (sumber: Twitter / @TobatMetal)
Pesantren di Indonesia pada umumnya memiliki ciri-ciri yang relatif sama. Seperti adanya Kiai, santri dengan ciri khas bersarung, serta bangunan gedungnya yang relatif sama. Namun ada beberapa pesantren di Indonesia yang unik dan mencolok dengan ciri khas tersendiri.
Keunikannya dapat dilihat diantaranya dari tujuan khusus pesantrennya, kurikulum hingga para santrinya yang berbeda dengan santri pada umumnya. Berikut beberapa pesantren unik yang ada di Indonesia:
1. Pesantren Metal Tobat
Dari namanya yang nyentrik, Pesantren Metal Tobat Sunan Kalijaga merupakan pesantren yang berisi para santri-santri yang memiliki kisah kelam dalam hidupnya seperti pemabuk, berandalan, pengguna narkoba dan tindakan kriminal lainnya.Pesantrenyang berlokasi di Gandrungmangu Cilacap Jawa Tengah ini didirikan oleh KH Soleh Aly Mahbub.
Pesantren ini memiliki 450 santri dari berbagai kalangan, berisi anak-anak penyuka musik metal, anak jalanan, hingga preman. Mereka diterima untuk belajar agama di pesantren ini di saat pesantren lain justru menolak kehadiran mereka.
Tidak hanya belajar agama, pesantren ini membolehkan santrinya bermusik dan berambut gondrong bahkan tak sedikit yang bertato. Mereka memiliki kelompok musik yang justru melalui musik mereka menyiarkan ajaran agama Islam ke sekolah, radio, dan mushala.
Keunikannya dapat dilihat diantaranya dari tujuan khusus pesantrennya, kurikulum hingga para santrinya yang berbeda dengan santri pada umumnya. Berikut beberapa pesantren unik yang ada di Indonesia:
1. Pesantren Metal Tobat
Dari namanya yang nyentrik, Pesantren Metal Tobat Sunan Kalijaga merupakan pesantren yang berisi para santri-santri yang memiliki kisah kelam dalam hidupnya seperti pemabuk, berandalan, pengguna narkoba dan tindakan kriminal lainnya.Pesantrenyang berlokasi di Gandrungmangu Cilacap Jawa Tengah ini didirikan oleh KH Soleh Aly Mahbub.
Pesantren ini memiliki 450 santri dari berbagai kalangan, berisi anak-anak penyuka musik metal, anak jalanan, hingga preman. Mereka diterima untuk belajar agama di pesantren ini di saat pesantren lain justru menolak kehadiran mereka.
Tidak hanya belajar agama, pesantren ini membolehkan santrinya bermusik dan berambut gondrong bahkan tak sedikit yang bertato. Mereka memiliki kelompok musik yang justru melalui musik mereka menyiarkan ajaran agama Islam ke sekolah, radio, dan mushala.