Bahaya Hati yang Keras, Ustaz Syam: Tidak Bisa Menerima Kebaikan
Andi Muhammad
Ahad, 07 Agustus 2022 - 09:30 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Umat muslim yang beriman tentunya memiliki hati yang lembut. Namun sebaliknya, bila seorang mukmin memiliki hati yang keras, maka kebaikan atau kebenaran seperti apapun tidak akan bisa diterima.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 74 menjelaskan manusia yang berhati keras:
ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُم مِّنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِىَ كَٱلْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً ۚ وَإِنَّ مِنَ ٱلْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ ٱلْأَنْهَٰرُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ ٱلْمَآءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ ٱللَّهِ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Artinya: Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.
Baca Juga:Ini Beda Ruqyah Syar'i dengan Praktik Dukun, Umat Harus Jeli
Pendakwah muda, Ustaz Syamsudin Nur Makka menjelaskan terkait surat Al-Baqarah ayat 74 di atas. Ia menuturkan, hati manusia bisa lebih keras daripada batu dan sulit untuk diubah karakteristiknya.
"Kalau batu yang keras masih bisa jadi kerikil, tapi kalau hati yang fisiknya lembut ternyata bisa lebih keras daripada batu ketika sudah menolak yang namanya kebaikan," kata Ustaz Syam dikutip dalam ceramahnya di akun RUMIL AL-HILYA, Ahad (7/6/2022).
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 74 menjelaskan manusia yang berhati keras:
ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُم مِّنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِىَ كَٱلْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً ۚ وَإِنَّ مِنَ ٱلْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ ٱلْأَنْهَٰرُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ ٱلْمَآءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ ٱللَّهِ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Artinya: Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.
Baca Juga:Ini Beda Ruqyah Syar'i dengan Praktik Dukun, Umat Harus Jeli
Pendakwah muda, Ustaz Syamsudin Nur Makka menjelaskan terkait surat Al-Baqarah ayat 74 di atas. Ia menuturkan, hati manusia bisa lebih keras daripada batu dan sulit untuk diubah karakteristiknya.
"Kalau batu yang keras masih bisa jadi kerikil, tapi kalau hati yang fisiknya lembut ternyata bisa lebih keras daripada batu ketika sudah menolak yang namanya kebaikan," kata Ustaz Syam dikutip dalam ceramahnya di akun RUMIL AL-HILYA, Ahad (7/6/2022).