Peradaban Islam Pernah Berjaya, Inilah Penyebab Keruntuhannya
Muhajirin
Rabu, 10 Agustus 2022 - 20:30 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Islam pernah mengalami kejayaan peradaban. Dari segi politik, Islam pernah menguasai hampir sepertiga dunia. Dari sisi ilmu pengetahuan, banyak kemajuan sains dipelopori oleh ilmuwan muslim. Namun kini peradaban gemilang itu telah runtuh.
Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Prof. Dr. KH Hamid Fahmy Zarkasyi, menjelaskan beberapa faktor penyebab peradaban Islam mengalami kemunduran. Di antaranya ada masalah ekonomi di negara-negara Islam dan persoalan krisis pangan yang begitu akut.
Kondisi itu kian diperparah dengan perang salib yang terjadi selama bertahun-tahun antara abad ke-11 sampai abad ke-17. Peradaban Islam kian hancur setelah mendapat serangan dari Bangsa Mongol yang menyerang Baghdad, pusat kekhalifahan Islam.
“Kita mendapat serangan bangsa Mongol yang tidak bisa dielakkan lagi. Hancurlah semua peradaban Islam, peradaban ilmunya. Jadi, politiknya kalah, pusat-pusat ilmu pengetahuan dalam Islam itu juga kacau balau,” jelas Prof Hamid di kanal Menuju Peradaban Islam, Rabu (10/8/2022).
Baca Juga: Mahathir Mohamad: Kemunduran Umat Islam karena Jauh dari Al-Qur'an
Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Prof. Dr. KH Hamid Fahmy Zarkasyi, menjelaskan beberapa faktor penyebab peradaban Islam mengalami kemunduran. Di antaranya ada masalah ekonomi di negara-negara Islam dan persoalan krisis pangan yang begitu akut.
Kondisi itu kian diperparah dengan perang salib yang terjadi selama bertahun-tahun antara abad ke-11 sampai abad ke-17. Peradaban Islam kian hancur setelah mendapat serangan dari Bangsa Mongol yang menyerang Baghdad, pusat kekhalifahan Islam.
“Kita mendapat serangan bangsa Mongol yang tidak bisa dielakkan lagi. Hancurlah semua peradaban Islam, peradaban ilmunya. Jadi, politiknya kalah, pusat-pusat ilmu pengetahuan dalam Islam itu juga kacau balau,” jelas Prof Hamid di kanal Menuju Peradaban Islam, Rabu (10/8/2022).
Baca Juga: Mahathir Mohamad: Kemunduran Umat Islam karena Jauh dari Al-Qur'an