Nilai membentuk wajah peradaban. Al-Quran menegaskan, perubahan sosial lahir dari perubahan mental. Jika hanya mengejar dunia, masyarakat cepat puaslalu runtuh.
Pengasuh Pondok Modern Tazakka, Batang, KH. Anang Rikza Masyhadi, menegaskan, guru merupakan pilar utama peradaban bangsa. Pendidikan merupakan sesuatu yang asasi
Wakil Presiden (Wapres), KH Maruf Amin menegaskan, ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) memiliki peran penting dalam membangun peradaban. Apalagi era saat ini
Wapres Ma'ruf menaruh harapan besar kepada para Ibu Indonesia untuk terus mendukung upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Salah satunya, dengan mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, cerdas secara intelektual, sehat lahir dan batin.
Cendekiawan Yudi Latif, menilai, kebangkitan dan kejatuhan suatu peradaban atau bangsa, dipengaruhi dua faktor penting yakni faktor determinan yang terwariskan dan faktor determinan modal manusia. Ini bisa dilihat dari sejarah perkembangan peradaban masa lalu.
Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Prof. Dr. KH Hamid Fahmy Zarkasyi, menjelaskan beberapa faktor penyebab peradaban Islam mengalami kemunduran. Berikut faktor-faktor tersebut.
Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Prof. Dr. KH Hamid Fahmy Zarkasyi, mengatakan, kondisi Indonesia saat ini sudah diantisipasi oleh ilmuwan besar muslim, Ibnu Khaldun. Hal itu berdasarkan pandangan Ibnu Khaldun tentang rusaknya sebuah negara.