Muhammadiyah: Ulama Perjuangkan Kemerdekaan untuk Perbaiki Moral Bangsa
Muhajirin
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 13:00 WIB
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Muti (foto: muhammadiyah.or.id)
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, menilai, kemerdekaan berkaitan erat dengan kedaulatan akhlak. Selama ini, kemerdekaan dimaknai sebagai momentum memperingati bangsa Indonesia bebas dari penjajahan.
Namun, menurut Mu’ti, perjuangan ulama memerdekakan Indonesia dari penjajahan merupakan perjuangan moral. Penjajahan itu mesti diperangi karena bertentangan dengan nilai-nilai moralitas atau akhlak.
Akhlak suatu masyarakat tidak bisa diperbaiki jika masih terjajah. Atas dasar itu, para pejuang kemerdekaan berjibaku melawan penjajahan.
Secara spesifik disebutkan dalam pembukaan UUD 45 alinea pertama, sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Baca Juga: Menyatukan Kenegaraan dan Keagamaan, Kunci Persatuan Indonesia
Namun, menurut Mu’ti, perjuangan ulama memerdekakan Indonesia dari penjajahan merupakan perjuangan moral. Penjajahan itu mesti diperangi karena bertentangan dengan nilai-nilai moralitas atau akhlak.
Akhlak suatu masyarakat tidak bisa diperbaiki jika masih terjajah. Atas dasar itu, para pejuang kemerdekaan berjibaku melawan penjajahan.
Secara spesifik disebutkan dalam pembukaan UUD 45 alinea pertama, sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Baca Juga: Menyatukan Kenegaraan dan Keagamaan, Kunci Persatuan Indonesia