Ide Pendidikan Islam Bung Hatta: Padukan Ilmu Agama, Sosiologi, Sejarah, dan Filsafat
Muhajirin
Selasa, 16 Agustus 2022 - 18:04 WIB
Mohammad Hatta (foto: istimewa)
Mohammad Hatta dikenal sebagai bapak pendiri bangsa yang cerdas. Tokoh asal Minangkabau initak hanya punya pemikiran brilian di bidang ekonomi namun juga dalam bidang pendidikan Islam.
Pemikiran Bung Hattaterkait pendidikan Islam tidak lepas dari gagasan-gagasan gerakan Islam pembaharu dan modernis yang terbuka dengan dengan ilmu-ilmu modern.
Bung Hatta menggabungkan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum untuk melahirkan ulama yang mampu menjawab tantangan zaman. Menurut Hatta, pendidikan Islam tidak semata-mata mengkaji kitab.
Ilmu pengetahuan modern turut memiliki urgensi dalam pendidikan Islam. Itu perlu diajarkan kepada anak-anak atau para santri. Konstruksi pemikiran itu yang banyak diterapkan di berbagai pesantren modern saat ini yang memadukan ilmu agama dengan ilmu umum.
Baca Juga:Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Bung Hatta Relevan Hadapi Krisis di Era Digital
Hal ini berdasarkan jurnal tentang pemikiran Bung Hatta yang ditulis Ilham Nur Utomo dan Dwi Wijayanti dari Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Pemikiran Bung Hatta tentang pendidikan Islam bisa dilihat dalam pidatonya saat perpindahan Sekolah Tinggi Islam (sekarang Universitas Islam Indonesia) dari Jakarta ke Yogyakarta pada 10 April 1946.
Pemikiran Bung Hattaterkait pendidikan Islam tidak lepas dari gagasan-gagasan gerakan Islam pembaharu dan modernis yang terbuka dengan dengan ilmu-ilmu modern.
Bung Hatta menggabungkan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum untuk melahirkan ulama yang mampu menjawab tantangan zaman. Menurut Hatta, pendidikan Islam tidak semata-mata mengkaji kitab.
Ilmu pengetahuan modern turut memiliki urgensi dalam pendidikan Islam. Itu perlu diajarkan kepada anak-anak atau para santri. Konstruksi pemikiran itu yang banyak diterapkan di berbagai pesantren modern saat ini yang memadukan ilmu agama dengan ilmu umum.
Baca Juga:Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Bung Hatta Relevan Hadapi Krisis di Era Digital
Hal ini berdasarkan jurnal tentang pemikiran Bung Hatta yang ditulis Ilham Nur Utomo dan Dwi Wijayanti dari Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Pemikiran Bung Hatta tentang pendidikan Islam bisa dilihat dalam pidatonya saat perpindahan Sekolah Tinggi Islam (sekarang Universitas Islam Indonesia) dari Jakarta ke Yogyakarta pada 10 April 1946.