Sejarawan: Peran Umat Islam dalam Kemerdekaan Terpinggirkan di Buku Sejarah
Muhajirin
Rabu, 17 Agustus 2022 - 16:49 WIB
Sejarawan Muslim Dr Tiar Anwar Bachtiar (foto: istimewa)
Narasi tentang peran umat Islam dalam kemerdekaan Indonesia, awalnya tak banyak tertulis di buku sejarah. Terlebih di buku-buku yang diajarkan di sekolah. Sejarawan Muslim, Dr. Tiar Anwar Bachtiar, menilai sejarawan sekuler berusaha mengelabui sejarah Indonesia dengan meminggirkan peran umat Islam.
Tiar menerangkan, peran umat Islam tidak bisa dihapus. Data-data terkait hal itu sangat kuat. Namun, para sejarawan sekuler itu memelintir di interpretasi sejarah atau tafsir sejarah. Peran-peran umat Islam dinihilkan agar kabur dari generasi muda.
“Bukan soal data, tapi soal cara membaca, interpretasi. Interpretasinya itu banyak yang berusaha mengelabui, seperti ‘ini bukan karena peran Islam, bukan jihad dan segala macam’,” kata Tiar kepada LANGIT7.ID, Rabu (17/8/2022).
Baca Juga: Kerajaan Dikooptasi Belanda, Pesantren Jadi Basis Massa Melawan Penjajah
Menurut Tiar, hal itu bisa terjadi karena sejarah Indonesia pada masa awal kemerdekaan ditulis berdasarkan paradigma sekuler. Mereka ingin mengaburkan peran umat Islam, meskipun itu tidak memiliki dasar historis.
Tiar menerangkan, peran umat Islam tidak bisa dihapus. Data-data terkait hal itu sangat kuat. Namun, para sejarawan sekuler itu memelintir di interpretasi sejarah atau tafsir sejarah. Peran-peran umat Islam dinihilkan agar kabur dari generasi muda.
“Bukan soal data, tapi soal cara membaca, interpretasi. Interpretasinya itu banyak yang berusaha mengelabui, seperti ‘ini bukan karena peran Islam, bukan jihad dan segala macam’,” kata Tiar kepada LANGIT7.ID, Rabu (17/8/2022).
Baca Juga: Kerajaan Dikooptasi Belanda, Pesantren Jadi Basis Massa Melawan Penjajah
Menurut Tiar, hal itu bisa terjadi karena sejarah Indonesia pada masa awal kemerdekaan ditulis berdasarkan paradigma sekuler. Mereka ingin mengaburkan peran umat Islam, meskipun itu tidak memiliki dasar historis.