Ini Syarat agar Dosa Syirik Tetap Diampuni Allah SWT
Mahmuda attar hussein
Selasa, 23 Agustus 2022 - 17:30 WIB
Ilustrasi taubat dari dosa syirik. (Foto: iStock).
Allah SWT akan mengampuni seluruh dosa hamba-hambanya, kecuali syirik. Namun pengertiannya bukan berarti pintu ampunan sudah ditutup sama sekali.
Ustadz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan, syirik berarti menyekutukan Allah dengan sesembahan lainnya. Karena itulah hal tersebut dianggap dosa besar.
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. Dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (QS. An-Nisa: 48).
Anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad itu mengatakan, Allah tetap akan mengampuni dosa syirik. Namun mereka yang terjerumus dalam dosa itu harus bertobat sebelum wafat.
Baca Juga: Termasuk Dosa Syirik, Ini Ancaman Bagi Muslim Percaya Dukun
"Sebagaimana bisa kita lihat dari kalangan sahabat, mereka sebelumnya adalah kaum musyrikin. Ketika masuk menerima Islam, maka dihapuskan semua dosa yang pernah mereka lakukan," kata dia dalam kajiannya, Kamis (18/8/2022).
Dalam surat An-Nisa ayat 48, lanjut dia, berkaitan dengan orang yang telah meninggal di atas perbuatan dosa syirik. Artinya, orang itu mati dalam keadaan syirik.
Ustadz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan, syirik berarti menyekutukan Allah dengan sesembahan lainnya. Karena itulah hal tersebut dianggap dosa besar.
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. Dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (QS. An-Nisa: 48).
Anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad itu mengatakan, Allah tetap akan mengampuni dosa syirik. Namun mereka yang terjerumus dalam dosa itu harus bertobat sebelum wafat.
Baca Juga: Termasuk Dosa Syirik, Ini Ancaman Bagi Muslim Percaya Dukun
"Sebagaimana bisa kita lihat dari kalangan sahabat, mereka sebelumnya adalah kaum musyrikin. Ketika masuk menerima Islam, maka dihapuskan semua dosa yang pernah mereka lakukan," kata dia dalam kajiannya, Kamis (18/8/2022).
Dalam surat An-Nisa ayat 48, lanjut dia, berkaitan dengan orang yang telah meninggal di atas perbuatan dosa syirik. Artinya, orang itu mati dalam keadaan syirik.