LANGIT7.ID, Jakarta - Allah SWT akan mengampuni seluruh dosa hamba-hambanya, kecuali
syirik. Namun pengertiannya bukan berarti pintu ampunan sudah ditutup sama sekali.
Ustadz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan, syirik berarti menyekutukan Allah dengan sesembahan lainnya. Karena itulah hal tersebut dianggap dosa besar.
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni
dosa syirik. Dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (QS. An-Nisa: 48).
Anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad itu mengatakan, Allah tetap akan mengampuni dosa syirik. Namun mereka yang terjerumus dalam dosa itu harus bertobat sebelum wafat.
Baca Juga: Termasuk Dosa Syirik, Ini Ancaman Bagi Muslim Percaya Dukun"Sebagaimana bisa kita lihat dari kalangan sahabat, mereka sebelumnya adalah kaum musyrikin. Ketika masuk menerima Islam, maka dihapuskan semua dosa yang pernah mereka lakukan," kata dia dalam kajiannya, Kamis (18/8/2022).
Dalam surat An-Nisa ayat 48, lanjut dia, berkaitan dengan orang yang telah meninggal di atas perbuatan dosa syirik. Artinya, orang itu mati dalam keadaan syirik.
"Berbeda ketika seseorang melakukan dosa lainnya, masih ada kemungkinan diberikan ampunan oleh Allah SWT. Tapi tidak diampuni bila seseorang meninggal dalam keadaan syirik dan belum bertobat," ujar dia.
Untuk itu, dia mengingatkan agar umat tetap konsisten dan istikamah dalam tobatnya. Dengan harapan mendapatkan khusnul khatimah ketika meninggal.
"Apabila orang bertobat, lalu dia meninggal dunia maka akan mendapatkan khusnul khatimah. Sekalipun dia belum melakukan amal perbuatan baik," ujarnya.
(bal)