Ini Takaran Air untuk Berwudhu, Jangan Buka Keran Lebar-Lebar
Mahmuda attar hussein
Kamis, 25 Agustus 2022 - 13:50 WIB
Ilustrasi takaran air untuk berwudhu. (Foto: Istimewa).
Rasulullah menganjurkan umat Islam untuk hemat air saat berwudhu. Adapun takaran air Nabi SAW dalam sebuah hadis tak lebih dari satu mud atau sekitar 1/2 liter.
Hal ini tegaskan dalam hadis: "Nabi shallallahu alaihi wa sallam berwudhu dengan satu mud (air) dan mandi dengan satu sha sampai lima mud (air)." (HR Bukhari dan Muslim).
Bila dihitung dengan takaran air saat ini, satu sha sama dengan empat mud. Satu mud kurang lebih 1/2 liter atau kurang lebih memenuhi dua telapak tangan orang dewasa.
Baca Juga: Berikut 6 Rukun Wudhu Dalam Kitab Safinatun Najah Mazhab Syafi'i
Para ulama memang memiliki perbedaan pendapat mengenai masalah ini. Sebagian menilai, satu sha bukan lah batas minimal yang diharuskan, tapi hanya batasan air yang diperlukan untuk berwudhu.
Namun bukan tidak boleh juga berwudhu atau mandi melebihi takaran 1/2 liter air. Sebab hadis ini hanya bersifat sebagai anjuran agar umat Islam tidak bersifat boros dalam penggunaan air.
Dosen Universitas Ahmad Dahlan, Rahmadi Wibowo mengatakan, air memang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusi, salah satunya untuk bersuci ketika akan salat menghadap Allah SWT.
Hal ini tegaskan dalam hadis: "Nabi shallallahu alaihi wa sallam berwudhu dengan satu mud (air) dan mandi dengan satu sha sampai lima mud (air)." (HR Bukhari dan Muslim).
Bila dihitung dengan takaran air saat ini, satu sha sama dengan empat mud. Satu mud kurang lebih 1/2 liter atau kurang lebih memenuhi dua telapak tangan orang dewasa.
Baca Juga: Berikut 6 Rukun Wudhu Dalam Kitab Safinatun Najah Mazhab Syafi'i
Para ulama memang memiliki perbedaan pendapat mengenai masalah ini. Sebagian menilai, satu sha bukan lah batas minimal yang diharuskan, tapi hanya batasan air yang diperlukan untuk berwudhu.
Namun bukan tidak boleh juga berwudhu atau mandi melebihi takaran 1/2 liter air. Sebab hadis ini hanya bersifat sebagai anjuran agar umat Islam tidak bersifat boros dalam penggunaan air.
Dosen Universitas Ahmad Dahlan, Rahmadi Wibowo mengatakan, air memang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusi, salah satunya untuk bersuci ketika akan salat menghadap Allah SWT.