home global news

PBNU Kritik Wagub Jabar, Sebut Tak Ada Bukti Poligami Menahan Laju HIV

Rabu, 31 Agustus 2022 - 18:02 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum di wisudawan STID Sinarasa Ciamis. (Foto: Humas Pemprov Jabar)
Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Moqsith Ghazali menegaskan tidak ada data yang menyatakan praktik poligami dapat menahan laju penularan HIV/AIDS. Hal itu menanggapi pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum yang mengusulkan agar para suami diizinkan poligami untuk menekan angka penyebaran HIV/AIDS.

"Bahkan jika pelaku poligami tetap menjalankan aktivitas seksual tidak sehat, maka yang bersangkutan bisa menularkan penyakit pada istri-istrinya termasuk HIV/AIDS," ujar Kiai Moqsith dikutip dari laman NU, Rabu (31/9/2022).

Baca Juga:Kasus HIV di Bandung, Ridwan Kamil: Akumulasi Data 30 Tahun

Menurut Kiai Mosqith, poligami meniscayakan beberapa syarat. Mulai dari kemampuan material finansial dan biologis hingga mampu etika moralnya untuk berbuat adil kepada istri-istrinya.

"Dengan syarat itu, tidak semua laki-laki memiliki kemampuan berpoligami karena perlu mempertimbangkan semuanya. Adil menurut kita (kaum laki-laki) belum tentu adil menurut orang lain, sehingga perlu memikirkan matang-matang terkait keinginan untuk berpoligami," katanya.

Kiai Mosqith menuturkan bahwa poligami merupakan pilihan seseorang. Namun, sebagian besar para Rais Am PBNU itu tidak berpoligami.

Baca Juga:Ratusan Mahasiswa Terinfeksi HIV, Seks Bebas Jalur Penularan Pertama
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pbnu uu ruzhanul ulum hiv poligami kh abdul moqsith ghazali
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya