home edukasi & pesantren

Haram Dimakan, Lalu Apa Alasan Babi Diciptakan?

Jum'at, 02 September 2022 - 14:07 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Allah SWT dalam Al-Quran tegas melarang umat Islam mengkonsumsi daging babi. Bukan hanya dagingnya saja, tapi segala bagian yang dihasilkan oleh hewan tersebut. Bahkan, pengharaman babi disebutkan empat kali yakni dalam Surah Al-Baqarah ayat 173, Surah Al-Maidah ayat 3, Surah Al-An’am ayat 145, dan Surah An-Nahl ayat 115.

Allah Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Maidah ayat 3, “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.”

Baca Juga: Es Krim Berpotensi Haram, Ini Penjelasan LPPOM-MUI



Lalu, apa hikmah penciptaan babi dan larangan memakannya?

Ulama besar asal Suriah Syaikh Dr. Muhammad Taufiq al-Buthi, menjelaskan, salah satu hikmah terbesar penciptaan babi adalah dijadikan ujian bagi umat manusia.

"Allah SWT telah menciptakan yang baik dan yang buruk, serta menjadikannya sebagai ujian ataupun cobaan bagi manusia. Penciptaan babi adalah contoh penciptaan yang buruk yang harus dihindari manusia," jelas putra dari Syaikh Said Ramadhan al-Buthi tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hikmah haram babi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya