Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home wirausaha syariah detail berita

Es Krim Berpotensi Haram, Ini Penjelasan LPPOM-MUI

ummu hani Senin, 29 Agustus 2022 - 13:30 WIB
Es Krim Berpotensi Haram, Ini Penjelasan LPPOM-MUI
Es Krim Berpotensi Haram, Ini Penjelasan LPPOM-MUI. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Es krim merupakan salah satu makanan penutup yang hampir disukai oleh semua orang. Rasanya yang menyejukkan mulut sangat cocok dikonsumsi ketika udara panas.

Seiring berkembangnya zaman, es krim hadir dengan berbagai inovasi, mulai dari rasa, kombinasi, dan topping-nya. Meski demikian, ada satu hal yang mengkhawatirkan dari es krim.

Salah satunya mengenai titik kritis haram pada es krim. Terdapat beberapa potensi yang dapat menyebabkan makanan manis itu menjadi tidak halal lagi.

Corporate Secretary LPPOM MUI, Raafqi Ranasasmita mengatakan, sejatinya es krim merupakan makanan halal, tetapi ada berbagai komponen yang menjadi kritis.

"Pertama dari bahan baku, kalau susu insya Allah halal, cuma masalahnya kita kalau makan es krim tidak hanya susu saja, ada bahan lain di situ. Ada pewarna, ada pemanisnya, dan sebagainya," kata Raafq dalam diskusi virtual, dikutip Langit7.id dari kanal YouTube LPPOM MUI, Senin (29/8/2022).

Baca Juga: Bir Nol Persen Alkohol, Bisakah Disertifikasi Halal?

Lebih lanjut, Raafqi menjelaskan sejumlah bahan yang membuat es krim menjadi haram. "Es krim juga punya berbagai rasa itu, rasanya dari mana bisa jadi kritis halalnya, biasanya perasa dari hewani atau bahan fermentasi yang mungkin dari rum, atau minuman keras," tutur Raafqi.

Selanjutnya, Raafqi menjelaskan, dari segi pewarna juga bisa menjadi potensi haramnya es krim. "Perlu diketahui apakah sintetis atau bahan hewani, dia prosesnya seperti apa, kadang dia juga pakai gelatin supaya stabil dan lebih creamy," ucap Raafqi.

Penggunaan gelatin yang berasal dari tulang dan kulit hewan masih belum jelas status kehalalannya. Sebab 40 persen produksi gelatin dunia dihasilkan dari kulit babi, sisanya dari sapi, kerbau, yacht, dan ikan.

Namun kalau dari sapi, kerbau, atau yacht juga harus jelas pula status penyembelihannya. Kemudian juga topping yang beragam bisa jadi kritis halalnya es krim.

"Selain itu juga dari fasilitas, jadi apakah produksinya menggunakan mesin yang sama misalnya (dengan makanan) yang mengandung babi. Itu menjadi satu titik kritis yang harus diwaspadai," kata Raafqi.

Baca Juga: Tahap Sertifikasi Halal Cat Kuku, LPPOM MUI: Harus Tembus Air

Jadi, salah satu cara menghindari es krim yang haram adalah dengan melihat rasa yang ditawarkan. Jika rasa berasal dari buah alami, itu relatif aman.

"Lalu daripada bingung es krim itu halal atau enggak, pilih es krim yang punya sertifikasi halal atau berlogo halal. Selain lembut di lidah, juga membuat hati Anda nyaman (mengonsumsi es krim yang halal)," tutur Raafqi.

Dalam kesempatan sama, Founder Halal Corner, Aisha Maharani mengimbau masyarakat untuk meningkatkan rasa skeptis terhadap halal atau haramnya suatu makanan.

"Dari tahun 90 sampai 2000-an sudah ada perkembangan, jadi sekarang kalau ada produk baru yang viral, orang-orang sekarang sudah lebih mencari tahu dulu mengenai kehalalannya. Masyarakat indonesia harus lebih aware mengenai kehalalan suatu produk," ucap Aisha.

Baca Juga: Pertahankan Arsitektur, Lima Masjid Bersejarah di Mekkah Segera Direnovasi

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)