Selain Santri Gontor, Ekshumasi Kasus Kematian Misterius Ini Sita Perhatian
Ummu hani
Kamis, 08 September 2022 - 12:27 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Pihak Kepolisian beserta Tim Forensik melakukan pembongkaran makam atau ekshumasi makam AM, santri yang diduga menjadi korban kekerasan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG), Kamis (8/9/2022).
Pembongkaran makam untuk proses ekshumasi dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Polisi membutuhkan data autopsi untuk mengungkap dugaan penganiayaan yang dialami AM.
Baca juga: MUI Hargai dan Dukung Langkah-Langkah Pimpinan Ponpes Gontor
Diketahui pada 5 Sepetember 2022, AM, selaku santri PMDG dilaporkan meninggal karena kelelahan akibat mengikuti Perkemahan Kamis Jumat. Hal ini disampaikan Agus, perwakilan dari Ponpes Gontor 1 kepada orang tua AM, Soimah.
Namun, Soimah mendapatkan informasi dari wali santri lain yang menyebutkan, AM meninggal bukan karenakelelahan. Pihak keluarga pun meminta agar peti jenazah AM dibuka untuk memastikan kabar tersebut.
Kesedihan kian mendalam setelah keluarga melihat kondisi AM yang diduga meninggal akibat kekerasan. Setelah didesak, pihak Ponpes Gontor 1 mengakui santrinya itu korban kekerasan.
Proses ekshumasi kerap dilakukan guna penyelidikan lebih dalam terkait penyebab kematian seseorang. Sebagai informasi, ekshumasi merupakan penggalian kembali terhadap mayat yang sudah dikubur.
Pembongkaran makam untuk proses ekshumasi dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Polisi membutuhkan data autopsi untuk mengungkap dugaan penganiayaan yang dialami AM.
Baca juga: MUI Hargai dan Dukung Langkah-Langkah Pimpinan Ponpes Gontor
Diketahui pada 5 Sepetember 2022, AM, selaku santri PMDG dilaporkan meninggal karena kelelahan akibat mengikuti Perkemahan Kamis Jumat. Hal ini disampaikan Agus, perwakilan dari Ponpes Gontor 1 kepada orang tua AM, Soimah.
Namun, Soimah mendapatkan informasi dari wali santri lain yang menyebutkan, AM meninggal bukan karenakelelahan. Pihak keluarga pun meminta agar peti jenazah AM dibuka untuk memastikan kabar tersebut.
Kesedihan kian mendalam setelah keluarga melihat kondisi AM yang diduga meninggal akibat kekerasan. Setelah didesak, pihak Ponpes Gontor 1 mengakui santrinya itu korban kekerasan.
Proses ekshumasi kerap dilakukan guna penyelidikan lebih dalam terkait penyebab kematian seseorang. Sebagai informasi, ekshumasi merupakan penggalian kembali terhadap mayat yang sudah dikubur.