home wirausaha syariah

Wapres Targetkan Asuransi Syariah Tuntas Lakukan Spin Off pada 2024

Ahad, 15 Agustus 2021 - 16:10 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin. Foto: instagram wapres
Industri asuransi usaha berbasis kepercayaan. Khususnya membangun kepercayaan masyarakat. Untuk itu, industri asuransi perlu meningkatkan edukasi dan literasinya kepada agen untuk dapat memberikan interpretasi perusahaan sebagai good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang baik, terutama asuransi syariah.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, untuk membangun kepercayaan masyarakat dapat dimulai dari agen asuransi yang profesional yang memberikan informasi jelas, jujur, dan transparan terhadap produk asuransi. Perusahaan nasional asuransi harus mengambil peran untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang asuransi syariah.

“Pengelolaan dana oleh perusahaan melalui investasi juga harus dilakukan secara cerdas, bijaksana, penuh kehati-hatian sehingga dapat memperkuat citra positif industri asuransi dalam jangka panjang,” ujarnya dalam acara Milad AASI ke-18, Sabtu (14/8).

Baca juga:Milad AASI, Optimis Majukan Ekonomi Syariah

Ma’ruf menjelaskan, tantangan besar yang sekaligus menjadi peluang untuk tumbuh lebih cepat bagi industri asuransi syariah adalah kewajiban spin off atau pemisahan unit usaha pada 2024, sebagaimana diamanatkan UU No. 40 tahun 2014 tentang Perasuransian.

Pemisahan unit usaha syariah menjadi entitas bisnis tersendiri akan mendorong perusahaan lebih fokus dan inovatif mengembangkan usaha. Untuk itu, meningkatkan literasi masyarakat terhadap proteksi syariah menjadi penting dalam hal ini.

Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari 59 perusahaan asuransi syariah, 43 di antaranya merupakan unit usaha syariah. Sehingga pemerintah mendorong sampai 2024, unit usaha syariah ini harus menjadi perusahaan asuransi syariah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ekonomi syariah asuransi syariah makruf amin wapres asuransi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya