Kisah Stefanus, Masuk Islam karena Baca Buku Tentang Muhammad
Ummu hani
Senin, 24 Oktober 2022 - 15:40 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Banyak perantara hidayah yang Allah SWT berikan kepada manusia dikehendaki-Nya. Seperti yang dirasakan Stefanus Sarintohe, dirinya mendapatkan petunjuk dari Allah SWT karena hobinya membaca.
Saat Stefanus memeluk agama terdahulunya, ia mengaku seorang yang taat. Stefanus kerap aktif di sejumlah kegiatan di gereja. Lalu saat dirinya masuk ke jenjang kuliah, Stefanus mulai melaukan pencarian. Dalam dirinya sering muncul pertanyaan mengapa ia bisa memeluk agama terdahulunya tersebut.
"Pada masa itu, saya sering bertukar pikiran dengan pendeta di gereja saya. Beliau selalu membiarkan saya mencari tahu sendiri, bukan mendoktrin saya," ucap Stefanus dalam ceritanya di Muallaf TV, dikutip Langit7.id, Senin (24/10/2022).
Baca Juga:Kisah Elizabeth, Masuk Islam karena Jatuh Cinta dengan Surat Al Ikhlas
Sejak saat itu, Stefanus mengaku mencari sejumlah buku untuk menjawab pertanyaannya. Namun, ia justru menemukan banyak kejanggalan.
"Waktu itu mulai kuliah saya jalan-jalan sendiri di Bandung ketemu toko buku agama saya terdahulu. Waktu itu misinya meyakinkan diri sendiri saya benar manjadi Kristen, tapi selalu ada yang mengganjal dalam hati, benarkah seperti itu," tutur Stefanus.
Stefanus mengaku semakin banyak pertanyaan dalam dirinya. Hingga akhirnya ia memutuskan belajar Islam. "Saya temukan banyak aspek yang sulit masuk di nalar saya. Pada satu titik saya mentok, saya berfikir kenapa enggak sekalian aja belajar agama lain (Islam)," katanya.
Saat Stefanus memeluk agama terdahulunya, ia mengaku seorang yang taat. Stefanus kerap aktif di sejumlah kegiatan di gereja. Lalu saat dirinya masuk ke jenjang kuliah, Stefanus mulai melaukan pencarian. Dalam dirinya sering muncul pertanyaan mengapa ia bisa memeluk agama terdahulunya tersebut.
"Pada masa itu, saya sering bertukar pikiran dengan pendeta di gereja saya. Beliau selalu membiarkan saya mencari tahu sendiri, bukan mendoktrin saya," ucap Stefanus dalam ceritanya di Muallaf TV, dikutip Langit7.id, Senin (24/10/2022).
Baca Juga:Kisah Elizabeth, Masuk Islam karena Jatuh Cinta dengan Surat Al Ikhlas
Sejak saat itu, Stefanus mengaku mencari sejumlah buku untuk menjawab pertanyaannya. Namun, ia justru menemukan banyak kejanggalan.
"Waktu itu mulai kuliah saya jalan-jalan sendiri di Bandung ketemu toko buku agama saya terdahulu. Waktu itu misinya meyakinkan diri sendiri saya benar manjadi Kristen, tapi selalu ada yang mengganjal dalam hati, benarkah seperti itu," tutur Stefanus.
Stefanus mengaku semakin banyak pertanyaan dalam dirinya. Hingga akhirnya ia memutuskan belajar Islam. "Saya temukan banyak aspek yang sulit masuk di nalar saya. Pada satu titik saya mentok, saya berfikir kenapa enggak sekalian aja belajar agama lain (Islam)," katanya.