Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Kisah Elizabeth, Masuk Islam karena Jatuh Cinta dengan Surat Al Ikhlas

ummu hani Jum'at, 21 Oktober 2022 - 14:15 WIB
Kisah Elizabeth, Masuk Islam karena Jatuh Cinta dengan Surat Al Ikhlas
Kisah Elizabeth, Masuk Islam karena Jatuh Cinta dengan Surat Al Ikhlas. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Allah SWT memang tak henti memberikan hidayah kepada hamba yang dikehendaki-Nya. Tak terkecuali kepada manusia yang bahkan tidak mengetahui Islam sedikitpun.

Ini merupakan kisah Elizabeth Janita Ruru. Wanita mualaf keturunan Manado ini terlahir sebagai seorang Nasrani yang tidak mengetahui informasi tentang agama Islam.

Elizabeth berada di lingkungan keluarga Nasrani yang hanya mengetahui Islam merupakan agama mayoritas di Indonesia. Bahkan dulu Elizabeth hanya mendapatkan informasi Islam dikaitkan dengan terorisme.

Baca Juga: Richard Tan, Mualaf Sukses Buka Restoran Dimsum

"Kalau ditanya bagaimana melihat Islam itu saya tak kenal. Saya tahu Islam hanya paling banyak pemeluknya di indonesia, saya juga tahunya berita itu beberapa kejadian teroris dikaitkan dengan Islam," kata Elizabeth saat menceritakan kisahnya di YouTube Hidayatullah TV, dikutip Langit7.id, Jumat (21/10/2022).

Meski demikian, Elizabeth berpikir masih banyak sisi positif dalam Islam yang tidak diketahui. Ia meyakini berita terorisme hanya oknum-oknum.

Selanjutnya, Elizabeth bercerita tentang dirinya bersentuhan dengan Islam sebelum 2014. Saat itu, Elizabeth mendapati teman wanita muslim yang hidupnya tidak menjalani syariat agama tiba-tiba hijrah.

Baca Juga: Mantan Penginjil di Sleman Dapat Hidayah Usai Nonton Sinetron

"Saya punya teman perempuan yang dulu sering main bersama, bahkan kami mendatangi tempat-tempat yang tidak didatangi oleh orang-orang yang sudah hijrah. Saya yakin enggak mungkin teman perempuan saya ini hijrah. Tapi masya Allah saya tiba-tiba lihat unggahan dia pergi ke Bali pakai jilbab, tapi saya bingung" ucap Elizabeth.

Elizabeth lantas bereaksi atas keputusan temannya itu. Ia bingung mengapa temannya justru menyulitkan hidup dan meninggalkan kenikmatan dunia untuk hijrah.

"Saya mulai ke-trigger. Saya tanya 'ngapain ke Bali pakai jilbab?' Sejak saat itu dia juga sering unggah tulisan di media sosial tentang yang baik-baik dan ajakan (hijrah), itu membuat saya penasaran apa yang sebenarnya ia dapatkan. Padahal uang ada, jabatan apa, kenapa memersulit hidupnya, seperti harus pakai jilbab dulu ke mana-mana," tutur Elizabeth.

Namun, kebingungan Elizabeth bertambah saat temannya hanya menjawab mendapatkan ketenangan saat berhijrah. Hingga pada akhirnya, Elizabeth bertemu seorang pria muslim yang hidupnya penuh maksiat tapi tetap berpuasa saat Ramadan.

Baca Juga: Perjalanan Hidup Koh Steven, Pembimbing Mualaf yang Tak Henti Berderma

"Saya semakin bertanya-tanya dan terus mendalami apa yang membuat teman saya berubah hingga saya bertemu pria ini. Saya tanya, 'kamu puasa enggak saat Ramadan?'. Dia menjawab 'jelas dong, masa Allah sudah memberikan 12 bulan saat Ramadan saya tidak puasa," kata Elizabeth.

Teman pria Elizabeth itu menjelaskan, Ramadan layaknya bulan pencucian dosa. Jadi, pria tersebut berupaya taat ibadah saat Ramadan.

"Kata dia itu puasa itu penting buat dirinya (pria itu). Saya mulai mencari tahu, seorang Muslim itu ternyata terbesit dalam hatinya ada kebaikan-kebaikan yang mereka cari dan ingin mereka raih. Hingga akhirnya saya tahu, Islam hanya memiliki satu Tuhan, Allah subhanahu wa ta'ala," tutur Elizabeth.

Tak cukup sampai di situ, Elizabeth mempertanyakan keberadaan Nabi Muhammad yang selama ini dirinya ketahui adalah Tuhan. Sebab, Elizabeth mengetahui orang Muslim bersalawat kepada Rasulullah.

Baca Juga: Mengenal Perilaku Ghuluw, Berlebih-lebihan dalam Beragama

"Saya tanya pada teman saya, orang Islam Allah cuma satu, lalu Nabi Muhammad memang bukan Tuhan? Karena saya tahunya Muhammad sering dibicarakan dan dikirimkan salawat. Agama saya terdahulu itu tritunggal jadi bukan membandingkan itu justru membuka pikiran saya," ucapnya.

Kemudian Elizabeth menemukan surat Al Ikhlas yang membuatnya jatuh cinta pada Islam. Saat itu, Elizabeth membaca ayat pertama surat tersebut menyebutkan Allah itu satu.

"Islam hanya ada satu Tuhan yang mengampuni dosa-dosa dan menjadi jalan untuk kita menuju surga itu. Jadi Islam berdoa sama Allah memohon rahmat-Nya. Itu membuat saya jatuh cinta pada Islam," kata Elizabeth.

Saat proses pencarian tersebut, Elizabeth merasakan ada ketenangan yang beda dan ruang kosong di hatinya mulai terisi oleh Islam. Hingga akhirnya, ia memutuskan mualaf pada 2014.

"Proses mencari tahu tentang Islam itu satu tahun (sejak 2013) hingga saya menyadari butuh agama ini. Islam memang banyak aturan tapi saya sadar aturan tersebut senantiasa mendekatkan umat kepada surganya Allah," tutur Elizabeth.

Baca Juga: Kisah Masjid Al Falah Surabaya Berhasil Mengislamkan 3.000 Orang

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)