Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Mengenal Perilaku Ghuluw, Berlebih-lebihan dalam Beragama

Andi Muhammad Selasa, 11 Oktober 2022 - 08:00 WIB
Mengenal Perilaku Ghuluw, Berlebih-lebihan dalam Beragama
Mengenal Perilaku Ghuluw, Berlebih-lebihan dalam Beragama. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Ghuluw merupakan sikap melampaui batas dalam beragama. Hal itu dilakukan dengan cara menambah ajaran dengan porsi yang berlebihan sehingga mengeluarkannya dari apa yang diinginkan syariat.

Terkait hal tersebut, anggota Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Ustaz Teten Romly Qomaruddien mengatakan, sifat ghuluw wajib dihindari oleh setiap mukmin. Sebab dalam hadis Rasulullah SAW dijelaskan, umat pada masa lampau binasa karena sifat ghuluw.

"Jauhkan diri kalian dari berlebih-lebihan (ghuluw) dalam agama. Sesungguhnya berlebih-lebihan dalam agama telah membinasakan orang-orang sebelum kalian." (HR an-Nasa’i 5/268 dan Ibnu Majah nomor 3029).

Ustaz Teten menuturkan bahwa segala sesuatu yang berlebih-lebihan dan keluar dari ajaran dalam hadis Nabi SAW serta Al-Qur'an merupakan suatu sifat ghuluw. Oleh karena itu, diperlukan ilmu yang mumpuni dalam menafsirkan ajaran-ajaran agama agar tidak salah penafsiran.

"Agama ditakwil tanpa interpretasi dengan peranti-peranti ilmu yang cukup," kata Ustaz Teten Romly saat di wawancara Langit7, Selasa (11/10/2022).

Baca Juga: Kisah Mualaf: Profesor Matematika Dapat Hidayah Setelah Baca Quran

"Jadi kembalikan definisi ghuluw kepada Allah dan Rasul-Nya," imbuhnya.

Adapun cara mengubah seorang muslim yang bersifat demikian, kata dia, berdasarkan penuturan ulama besar, Asy-Syaukani yakni dengan penuh kesabaran, tidak terbawa suasana, dan berlapang dada.

Menurut Ustaz Teten, seseorang yang bersikap ghuluw dapat disebabkan karena beberapa hal. "Di antaranya dikarenakan kekurangan ilmu dan tidak memahami hakikat agama serta rasa fanatisme yang berlebihan dalam beragama," ujarnya.

Sebagaimana yang tertuang dalam hadis: Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya agama ini mudah, dan tidaklah ada seseorang yang mempersulitnya (memberat-beratkannya), kecuali mereka akan diberatkan dengan sendirinya. Maka beramalah dengan cara pertengahan (tidak berlebihan dan tidak mengurangi), mendekatlah (kepada yang benar), dan berilah kabar gembira, dan minta tolonglah di pagi hari dan petang, dan ketika sebagian malam tiba." (HR Bukhari).

Begitupun dalam surat An-Nisa ayat 171, Allah melarang perbuatan ghuluw sebagaimana dilakukan oleh kaum Nabi Isa yang berlebih-lebihan dalam mencintai Nabi Isa hingga mengkultuskannnya.

يَٰٓأَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ لَا تَغْلُوا۟ فِى دِينِكُمْ وَلَا تَقُولُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ إِلَّا ٱلْحَقَّ ۚ إِنَّمَا ٱلْمَسِيحُ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ ٱللَّهِ وَكَلِمَتُهُۥٓ أَلْقَىٰهَآ إِلَىٰ مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِّنْهُ ۖ فَـَٔامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦ ۖ وَلَا تَقُولُوا۟ ثَلَٰثَةٌ ۚ ٱنتَهُوا۟ خَيْرًا لَّكُمْ ۚ إِنَّمَا ٱللَّهُ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ سُبْحَٰنَهُۥٓ أَن يَكُونَ لَهُۥ وَلَدٌ ۘ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًا

Artinya: Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

Dalam ayat ini, Allah melarang sifat berlebihan dalam beragama dan mengatakan sesuatu yang tidak baik yang terhadap Allah. Allah juga melarang mereka (Yahudi dan Nasrani) dari sikap berlebih-lebihan terhadap Isa al-Masih, dan dia menjelaskan hakikat yang benar tentangnya, dia adalah seorang manusia yang diutus sebagai Rasul, sifat-sifatnya bagaimana para rasul yang lain.

Baca Juga: Ustaz Jeje Umumkan Pengurus PP Persis Masa Jihad 2022-2027, Ini Daftarnya

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)