home global news

Penyebab Gangguan Ginjal Belum Terungkap, Pemerintah Diminta Bentuk TGIPF

Selasa, 25 Oktober 2022 - 20:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta pemerintah segera membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) untuk mengusut tuntas kasus gangguan ginjal akut. Pembentukan TGIPF dinilai pentingseiring meninggalnya ratusan anak tetapi informasi soal kasus tersebut masih terbatas.

"Ibarat membeli kucing dalam karung, 'kucingnya' ini harus dikeluarkan agar segera ketahuan. Apa sebenarnya yang terjadi? Ratusan nyawa anak Indonesia, calon generasi penerus bangsa melayang, tapi informasi penyebabnya masih gelap dan sangat terbatas," kata Netty dalam keterangannya, Selasa (25/10/2022).

Baca Juga:Kemenkes: 156 Obat Sirup Boleh Diresepkan

Menurut Netty, TGIPF harus bekerja transparan dan independen dalam melakukan investigasi agar hasilnya dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan. Termasuk mencari tahu faktor lain penyebab terjadinya kasusgangguan ginjal pada anak, di luar dugaan cemaran EG dan DEG.

"Hukum dan beri sanksi keras jika ada unsur kelalaian atau kesengajaan. Pastikan pula tidak ada kepentingan bisnis dan politik dalam kasus ini. Sangat tidak berperikemanusiaan jika ada oknum atau kelompok yang mengambil kesempatan di tengah kesulitan," ujar Netty.

Politisi Fraksi PKS itu mengatakan pemerintah harus fokus pada investigasi agar kasus ini terang benderang. Netty menyoroti langkah pemerintah yang menarik beberapa jenis obat sirup di pasaran.

"Pemerintah menyebut dugaan penyebab kasus gagal ginjal akut adalah cemaran berupa EG dan DEG dalam obat sirup. Oleh sebab itu, beberapa jenis obat sirup dilarang beredar dan ditarik dari pasaran tanpa penjelasan lebih jauh," ungkapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
komisi ix dpr ri netty prasetiyani penyakit ginjal gangguan ginjal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya