Diduga Picu Kasus Kanker, Sampo Kering Dove di AS Ditarik
Ummu hani
Kamis, 27 Oktober 2022 - 16:33 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Unilever meminta pengecer menarik produksampo kering merek Dove, diduga mengandung kadar benzena yang menyebabkan peningkatankasus kanker di Amerika Serikat.
Menurut pengumuman yang diterbitkan Food and Drug Administration (FDA), penarikan dilakukan pada produk Dove yang dibuat sebelum Oktober 2021.
Baca juga: Konsumsi Ikan Terlalu Banyak Sebabkan Kanker Kulit, Benarkah?
"Unilever Amerika Serikat mengeluarkan penarikan produk secara sukarela kepada tingkat konsumen atas kode lot pilihan produk aerosol sampo kering yang diproduksi sebelum Oktober 2021 dari Dove, Nexxus, Suave, TIGI, dan TRESemme karena tingkat yang berpotensi meningkat dari benzena," tulis pengumuman FDA, melansir dari Khaleej Times, Kamis (27/10/2022).
Benzena tergolong zat karsinogen atau yang menyebabkan kanker pada manusia. Paparan benzena dapat terjadi melalui inhalasi, oral, dan kulit yang bisa mengakibatkan kanker, seperti leukimia dan gangguan darah lainnya.
"Berdasarkan evaluasi bahaya kesehatan independen, paparan harian terhadap benzena dalam produk yang ditarik pada tingkat yang terdeteksi dalam pengujian diperkirakan tidak akan menyebabkan konsekuensi kesehatan yang merugikan. Unilever AS menarik produk ini untuk berhati-hati. Namun Unilever tidak menerima laporan efek samping hingga saat ini terkait dengan penarikan," lanjut pemberitahuan FDA.
Baca juga: Bisa Sembuh, 6 Atlet Dunia Ini Jadi Penyintas Kanker Testis
Menurut pengumuman yang diterbitkan Food and Drug Administration (FDA), penarikan dilakukan pada produk Dove yang dibuat sebelum Oktober 2021.
Baca juga: Konsumsi Ikan Terlalu Banyak Sebabkan Kanker Kulit, Benarkah?
"Unilever Amerika Serikat mengeluarkan penarikan produk secara sukarela kepada tingkat konsumen atas kode lot pilihan produk aerosol sampo kering yang diproduksi sebelum Oktober 2021 dari Dove, Nexxus, Suave, TIGI, dan TRESemme karena tingkat yang berpotensi meningkat dari benzena," tulis pengumuman FDA, melansir dari Khaleej Times, Kamis (27/10/2022).
Benzena tergolong zat karsinogen atau yang menyebabkan kanker pada manusia. Paparan benzena dapat terjadi melalui inhalasi, oral, dan kulit yang bisa mengakibatkan kanker, seperti leukimia dan gangguan darah lainnya.
"Berdasarkan evaluasi bahaya kesehatan independen, paparan harian terhadap benzena dalam produk yang ditarik pada tingkat yang terdeteksi dalam pengujian diperkirakan tidak akan menyebabkan konsekuensi kesehatan yang merugikan. Unilever AS menarik produk ini untuk berhati-hati. Namun Unilever tidak menerima laporan efek samping hingga saat ini terkait dengan penarikan," lanjut pemberitahuan FDA.
Baca juga: Bisa Sembuh, 6 Atlet Dunia Ini Jadi Penyintas Kanker Testis