LANGIT7.ID - , Jakarta - Hampir semua orang tahu bahwa terlalu banyak terpapar
sinar ultraviolet akan terancam
kanker kulit. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa
mengkonsumi ikan juga ternyata menjadi salah satu penyebabnya.
Sebuah penelitian menemukan bahwa makan ikan dapat meningkatkan kemungkinan kanker kulit. Bukan hanya dalam bentuk ringan tetapi juga bentuk agresif yang disebut melanoma.
Baca juga: Bahaya Sinar UV, PBB Rilis Aplikasi Cegah Kanker KulitInteresting Engineering melaporkan peneliti Brown University dan National Cancer Institute memantau kebiasaan makan 491.367 orang dewasa Amerika berusia 50-71 selama 15 tahun dan mengevaluasi risiko mereka terkena kanker kulit berdasarkan kebiasaan mengonsumsi ikan.
Hasilnya, ditemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi sekitar dua porsi ikan per minggu memiliki risiko 22 persen terkena melanoma dibandingkan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit.
Peserta yang sama menunjukkan risiko 28 persen lebih tinggi mengembangkan sel-sel kulit abnormal yang bisa menjadi prekursor kanker.
Salah satu penulis, Eunyoung Cho mengatakan melanoma adalah kanker paling umum kelima di AS.
“Risiko mengembangkan melanoma seumur hidup adalah satu dari 38 untuk orang kulit putih, satu dari 1.000 untuk kulit hitam dan satu dari 167 untuk orang Hispanik,” kata Eunyoung Cho dikutip dari Medical Daily, Selasa (30/8/2022).
Baca juga: Hikmah Wudhu, Menyehatkan Tubuh Sekaligus Cegah Kanker KulitEunyoung Cho juga mencatat, ada upaya ilmiah serupa yang bertujuan mengidentifikasi hubungan antara asupan ikan dan risiko melanoma, tetapi hasilnya sebagian besar tidak konsisten.
Di sisi lain, temuan mereka menunjukkan harapan, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
"Kami berspekulasi bahwa temuan kami mungkin dapat dikaitkan dengan kontaminan pada ikan, seperti bifenil poliklorin, dioksin, arsenik, dan merkuri," ucapnya.
"Namun, kami mencatat bahwa penelitian kami tidak menyelidiki konsentrasi kontaminan ini dalam tubuh peserta. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan ini," pungkas Eunyoung Cho.
Baca juga: Banyak Terserang Melanoma, Pakar Imbau Pria Kenakan Tabir Surya(est)