Pemerataan dan Kualitas yang Buruk Masih Jadi Masalah Pendidikan Indonesia
Muhajirin
Selasa, 08 November 2022 - 19:37 WIB
Ilustrasi (foto: edupost.id)
Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Fathul Wahid, Ph.D, menilai, sumber daya manusia yang mumpuni tidak mungkin lahir tanpa pendidikan berkualitas. Rumus itu valid untuk semua konteks, tak terkecuali di Indonesia.
Kondisi mutakhir di Indonesia paling tidak memunculkan dua isu besar pendidikan nasional. Dua isu besar tersebut menyisakan pekerjaan rumah kolektif yang harus terus memerlukan perhatian bersama.
Pertama, terkait kualitas pendidikan yang buruk. Beragam data yang mendukung kesimpulan tidak mengenakkan tersebut. Kualitas pendidikan Indonesia, jika dibandingkan dengan bangsa lain dalam beberapa indikator, belum menggembirakan.
"Kualitas ini terkait dengan banyak aspek, mulai dari hulu ke hilir,” kata Fathul, dikutip dari laman resmi UII, Selasa (8/11/2022).
Baca Juga: Ini Alasan Orang Indonesia Masih Doyan Palsukan Ijazah
Kondisi mutakhir di Indonesia paling tidak memunculkan dua isu besar pendidikan nasional. Dua isu besar tersebut menyisakan pekerjaan rumah kolektif yang harus terus memerlukan perhatian bersama.
Pertama, terkait kualitas pendidikan yang buruk. Beragam data yang mendukung kesimpulan tidak mengenakkan tersebut. Kualitas pendidikan Indonesia, jika dibandingkan dengan bangsa lain dalam beberapa indikator, belum menggembirakan.
"Kualitas ini terkait dengan banyak aspek, mulai dari hulu ke hilir,” kata Fathul, dikutip dari laman resmi UII, Selasa (8/11/2022).
Baca Juga: Ini Alasan Orang Indonesia Masih Doyan Palsukan Ijazah