home sosok muslim

Kisah Bung Tomo Rampas Ribuan Senjata Jepang Naik Becak

Jum'at, 11 November 2022 - 14:40 WIB
Sutomo atau akrab disapa Bung Tomo (foto: pinterest)
Amad, kakek berusia 101 tahun dari Surabaya, menjadi saksi hidup perjuangan Bung Tomo dan Arek-arek Suroboyo melawan tentara sekutu. Pria kelahiran 1922 itu merupakan sahabat seperjuangan yang setia menemani Bung Tomo ke manapun pergi.

Amad merupakan mantan serdadu Heiho bentukan Jepang. Pada 1942, saat berusia remaja bersama ratusan pemuda Surabaya diangkut ke pabrik gula untuk mendapatkan pelatihan militer. Dengan seragam kuning, Amad bersama pemuda lain dilatih berperang.

Kisah pertemuan Amad dengan Bung Tomo terjadi pada 1945. Kala itu, Jepang sudah kalah. Saat hendak pulang, Amad bertemu dengan rombongan Bung Tomo berjumlah 18 orang. Setelah berkenalan, Amad memberitahukan perihal tumpukan senjata Jepang disembunyikan di salah satu sekolah Kristen atau Gedung Don Bosco.



Baca Juga: Kisah Awal Perjuangan Bung Tomo Mengomandoi Arek-arek Suroboyo



Saat ini, letak gedung tersebut tidak jauh dari jantung Kota Surabaya. Gedung itu terletak sekira 2 kilometer dari sisi barat laut Gedung Grahadi di Jalan Gubernur Suryo, yang kini menjadi rumah dinas Gubernur Jawa Timur. Gedung ini juga hanya berjarak 2 kilometer dari Hotel Yamato, kini bernama Hotel Majapahit, di Kawasan Tunjungan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya