Keunikan Arsitektur Masjid Pathok Negoro Ad Darojat Yogyakarta
Hasanah syakim
Selasa, 15 November 2022 - 12:30 WIB
Keunikan Arsitektur Masjid Pathok Negoro Ad Darojat Yogyakarta. Foto: Istimewa.
Masjid Pathok Negori Ad Darojat Babatan merupakan salah satu masjid patok negara yang dikenal mempunyai gaya arsitektur khas serta sejarah yang unik. Masjid ini dibangun sekitar tahun 1774 sebagai pusat pemerintahan wilayah Kesultanan Yogyakarta.
Abdi Dalem Masjid Pathok Negoro Ad Darojat, Muhammad Suhari menjelaskan bagaimana sejarah awal mula pembangunan serta arsitektur dan kegiatan dari masjid yang didirikan oleh Sultan Hamengkubuwono I salah satunya di Babatan.
"Masjid Pathok Negoro Ad Darojat, Kauman Babatan kemudian Sultan Hamengkubuwono I mendirikan Masjid Pathok Negoro berjumlah empat, dalam rangka menjadi pelaksana pemerintahan sebelah timur Kesultanan Yogyakarta," kata Suhari dalam tayangan YouTube JITV Pemda DIY dikutip Selasa (15/11/2022).
Masjid Pathok Negoro Ad Darojat berada di Jalan Babatan, Kalurahan Jomblangan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Masjid ini kata Suhari, juga sebagai pusat pendidikan, pengajaran, dan pusat dakwah agama Islam.
"Kemudian di tahun 1942 masjid beserta penduduk kampungnya dipindah semuanya oleh Jepang, ke Sleman, sehingga masjid ini menjadi kosong hanya tinggal pondasi dan dinding," ujarnya.
Baca Juga:Kisah Mualaf Pasangan Ateis Temukan Kedamaian dalam Islam
Lebih lanjut, Suhari menuturkan bahwa kondisi tersebut membuat masyarakat menjadi mengusik, karena seluruh bangunan dan penduduknya dipindah ke Babatan Baru dan masjid akan dijadikan panggung ketoprak.
Abdi Dalem Masjid Pathok Negoro Ad Darojat, Muhammad Suhari menjelaskan bagaimana sejarah awal mula pembangunan serta arsitektur dan kegiatan dari masjid yang didirikan oleh Sultan Hamengkubuwono I salah satunya di Babatan.
"Masjid Pathok Negoro Ad Darojat, Kauman Babatan kemudian Sultan Hamengkubuwono I mendirikan Masjid Pathok Negoro berjumlah empat, dalam rangka menjadi pelaksana pemerintahan sebelah timur Kesultanan Yogyakarta," kata Suhari dalam tayangan YouTube JITV Pemda DIY dikutip Selasa (15/11/2022).
Masjid Pathok Negoro Ad Darojat berada di Jalan Babatan, Kalurahan Jomblangan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Masjid ini kata Suhari, juga sebagai pusat pendidikan, pengajaran, dan pusat dakwah agama Islam.
"Kemudian di tahun 1942 masjid beserta penduduk kampungnya dipindah semuanya oleh Jepang, ke Sleman, sehingga masjid ini menjadi kosong hanya tinggal pondasi dan dinding," ujarnya.
Baca Juga:Kisah Mualaf Pasangan Ateis Temukan Kedamaian dalam Islam
Lebih lanjut, Suhari menuturkan bahwa kondisi tersebut membuat masyarakat menjadi mengusik, karena seluruh bangunan dan penduduknya dipindah ke Babatan Baru dan masjid akan dijadikan panggung ketoprak.