Tips Mendamaikan Anak dan Orang Tua yang Berselisih
Andi Muhammad
Senin, 28 November 2022 - 15:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Perselisihan antara anak dan orang tua sudah bukan hal yang asing lagi. Hal tersebut dapat dipicu karena kesalahpahaman ataupun merasa paling benar di antara kedua belah pihak. Lantas bagaimana hukumnya bila terjadi cekcok antara anak dan orang tua?
Menjawab perkara itu, pengasuh Pondok Pesantren Tahdzibul Washiyyah, KH Wawan Shofwan Shalehuddin mengatakan bahwa durhaka tidak hanya berlaku bagi anak saja, tetapi juga dengan orang tua kepada anak.
"Kalau dia (orang tua) tidak bisa menyayangi, mendidik, menjaga anak-anaknya, itu kan tandanya ibu bapak durhaka," kata Kiai Wawan diktup dalam kajiannya di kanal Tahdzibul Washiyyah, Senin (28/11/2022).
Baca Juga:Nasihat untuk Orang Baru Hijrah: Istiqamah di Jalan Allah SWT
Sifat durhaka orang tua, lanjut dia, sangat tercermin jika orang tua selalu memaki buah hatinya dengan perkataan yang tidak pantas. Seharusnya, orang tua mampu membentuk akhlak anaknya sedari kecil agar tumbuh sebagai anak yang salih dan salihah.
Kiai Wawan menambahkan, hal tersebut juga dapat memicu anak menjadi seorang pembangkang dalam anggota keluarga. Karenanya, perlu ada pendekatan yang baik antara satu sama lain dalam memecahkan persoalan di rumah tangga.
"Ibunya dosa, anaknya juga dosa, yang benar itu justru bila anak ada kekurangan, bila anak ada kesusahan sebaiknya anak jangan bingung kepada siapa mereka harus ngomong. Yang paling aman ngomong bersama ibu dan bapaknya karena mereka yang harusnya bisa diajak berbicara," jelas Kiai Wawan.
Menjawab perkara itu, pengasuh Pondok Pesantren Tahdzibul Washiyyah, KH Wawan Shofwan Shalehuddin mengatakan bahwa durhaka tidak hanya berlaku bagi anak saja, tetapi juga dengan orang tua kepada anak.
"Kalau dia (orang tua) tidak bisa menyayangi, mendidik, menjaga anak-anaknya, itu kan tandanya ibu bapak durhaka," kata Kiai Wawan diktup dalam kajiannya di kanal Tahdzibul Washiyyah, Senin (28/11/2022).
Baca Juga:Nasihat untuk Orang Baru Hijrah: Istiqamah di Jalan Allah SWT
Sifat durhaka orang tua, lanjut dia, sangat tercermin jika orang tua selalu memaki buah hatinya dengan perkataan yang tidak pantas. Seharusnya, orang tua mampu membentuk akhlak anaknya sedari kecil agar tumbuh sebagai anak yang salih dan salihah.
Kiai Wawan menambahkan, hal tersebut juga dapat memicu anak menjadi seorang pembangkang dalam anggota keluarga. Karenanya, perlu ada pendekatan yang baik antara satu sama lain dalam memecahkan persoalan di rumah tangga.
"Ibunya dosa, anaknya juga dosa, yang benar itu justru bila anak ada kekurangan, bila anak ada kesusahan sebaiknya anak jangan bingung kepada siapa mereka harus ngomong. Yang paling aman ngomong bersama ibu dan bapaknya karena mereka yang harusnya bisa diajak berbicara," jelas Kiai Wawan.