home global news

LPPOM MUI Fasilitasi Sertifikasi Halal Negara-negara OKI

Rabu, 30 November 2022 - 06:30 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Pameran dagang halal terbesar dunia, OIC Halal Expo kembali hadir. Kegiatan yang memasuki tahun ke-9 ini diselenggarakan oleh negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam/Organization of Islamic Conference (OKI) di Turki.

LPPOM MUI menjadi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) perwakilan Indonesia serta BP Tanjung Pinang sebagai kawasan industri yang mendukung industri halal. Pada event tahun ini, OIC Halal Expo mengusung tema “For a Sustainable Trade: Explore All the Aspects of the Growing Global Halal Industry”.

“LPPOM MUI dengan bangga berpartispasi dalam OIC Halal Expo untuk memfasilitasi berbagai pelaku usaha khususnya negara-negara anggota OKI dalam sertifikasi halal,” kata Operational Director LPPOM MUI, Ir Sumunar Jati dalam siaran pers yang diterima Langit7.id, Rabu (30/11/2022).

Baca Juga:Mirin Dilabeli Haram, Ini Alternatif Bumbu Dapur Pengganti

Untuk standar yang digunakan, LPPOM MUI menggunakan persyaratan sertifikasi halal HAS 23000 yang dikembangkan LPPOM MUI sejak 2012. Saat ini, HAS 23000 menjadi empat standar teratas yang digunakan oleh berbagai negara di seluruh dunia dalam proses sertifikasi halal.

“Melalui HAS 23000, LPPOM MUI memberikan kontribusi dalam rangka mendukung berkembangnya perdagangan halal dunia yang berkelanjutan, dan LPPOM MUI siap melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pihak di seluruh dunia,” ujarnya.

Acara dihadiri sekitar 3.000 tamu VIP di Istanbul Expo Center, dengan sejumlah acara seremonial. Perwakilan Indonesia yang hadir pada pembukaan antara lain Duta Besar RI untuk Turki, Kepala Badan Standardisasi Nasional, Kukuh S Achmad dan Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
industri halal sertifikasi halal bpjph ekosistem halal lppom mui
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya